Ikatan Alumni BEM Nusantara (IKA BEMNUS) telah merumuskan sepuluh rekomendasi strategis dalam rangka memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang berlangsung dari 20 Oktober 2024 hingga 20 Oktober 2026.
Tomy Siswanto, Ketua Umum IKA BEMNUS, menegaskan komitmen organisasi ini untuk mendukung program-program strategis dari pemerintahan Prabowo-Gibran. Fokus utama dari dukungan ini adalah pada peningkatan kesejahteraan rakyat, kemandirian bangsa, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
Menurutnya, dukungan tersebut perlu disertai dengan penguatan dalam pelaksanaan program, transparansi dalam penggunaan anggaran, dan evaluasi yang berkala agar dampak dari kebijakan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas.
“Dukungan kepada pemerintah harus diwujudkan melalui kontribusi pemikiran yang konstruktif, partisipasi aktif, serta pengawalan kebijakan yang objektif. Inti dari semua ini adalah kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa,” ungkap Tomy dalam pernyataannya pada Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan bahwa sepuluh rekomendasi tersebut meliputi penguatan ekonomi nasional dan daya beli masyarakat, optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan dan energi, percepatan hilirisasi dan industrialisasi, serta penciptaan lapangan kerja yang memadai bagi generasi muda.
IKA BEMNUS menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi nasional yang diimbangi dengan perluasan lapangan pekerjaan yang produktif, penguatan sektor UMKM, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum.
“Dalam pelaksanaan program MBG, kami mendorong adanya pengawasan terhadap keamanan pangan, transparansi anggaran, serta keterlibatan petani, nelayan, koperasi, dan UMKM lokal. Tujuan dari program ini adalah untuk tidak hanya meningkatkan kualitas gizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan energi, IKA BEMNUS mendorong modernisasi dalam sektor pertanian, perlindungan bagi petani dan nelayan, diversifikasi sumber energi, serta pengembangan energi terbarukan yang berkelanjutan.
Percepatan hilirisasi sumber daya alam diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat industri nasional, memperluas peluang kerja, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang kaya akan sumber daya.
Tomy juga menyoroti pentingnya menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi generasi muda, terutama lulusan perguruan tinggi, agar mereka dapat berkontribusi secara efektif terhadap pembangunan bangsa.
“IKA BEMNUS mendukung penguatan pendidikan vokasi, peningkatan keterampilan, akses program magang, serta pengembangan kewirausahaan yang inovatif,” tambahnya.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa pemerintah diharapkan dapat memperkuat program pengentasan kemiskinan melalui perlindungan sosial yang tepat sasaran, pengembangan ekonomi di pedesaan, dan percepatan pembangunan daerah-daerah yang tertinggal.
➡️ Baca Juga: Netanyahu Sebut Mojtaba Khamenei “Boneka IRGC” karena Tak Berani Muncul ke Publik
➡️ Baca Juga: Gubernur Lampung: Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menurun, Erupsi Masih Terjadi
