Jakarta Raih Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN, Gubernur Pramono Ungkap Kejutan!

Jakarta – Ibu kota Indonesia ini berhasil mencatatkan namanya dalam daftar 100 besar kota terbaik di dunia dan meraih peringkat kedua sebagai kota teraman di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Jakarta berhasil mengungguli sejumlah kota besar lainnya di region ini, seperti Manila, Bangkok, dan Kuala Lumpur, dalam hal keamanan.

Dalam laporan Global Residence Index 2026, terdapat beberapa indikator yang dijadikan acuan dalam menentukan skor keamanan setiap kota. Singapura menduduki posisi pertama dengan skor 0,90, sedangkan Jakarta berada di urutan kedua dengan skor 0,72.

Di posisi ketiga terdapat Bangkok dengan skor 0,65, diikuti oleh Vientiane dengan skor 0,61, Hanoi dengan 0,60, dan Kuala Lumpur dengan skor 0,57.

Beberapa indikator yang digunakan untuk menentukan skor keamanan kota menurut Global Residence Index meliputi Numbeo Index, yang mengukur persepsi keamanan di kalangan penduduk setempat, termasuk risiko kejahatan, pencurian, dan serangan fisik. Selain itu, tingkat pembunuhan per kapita, baik di tingkat kota maupun negara, juga menjadi pertimbangan penting.

Indikator selanjutnya adalah Global Peace Index, yang menilai tingkat kedamaian nasional berdasarkan berbagai faktor, seperti adanya konflik internal atau eksternal, keamanan masyarakat, serta tingkat militerisasi. Risiko keamanan umum, termasuk ancaman terorisme dan stabilitas sosial, juga menjadi faktor penentu.

Tak kalah penting, risiko politik dan ketidakpastian pemerintahan turut mempengaruhi penilaian ini. Selain itu, potensi bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan badai juga dinilai, bersama dengan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas yang mencerminkan keselamatan transportasi di kota tersebut.

Tingkat kematian akibat bencana alam dan konflik besar di wilayah tersebut juga menjadi pertimbangan dalam menentukan skor keamanan kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan rasa terkejutnya atas pencapaian Jakarta yang berhasil menduduki posisi kedua sebagai kota teraman se-ASEAN menurut Global Residence Index edisi 2026.

“Saya sebenarnya juga terkejut. Jakarta yang selama ini berada di belakang Bangkok, Manila, dan Kuala Lumpur, kini berhasil meraih posisi kedua, setelah Singapura,” ungkap Pramono di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 7 April 2026.

Pramono menjelaskan bahwa pencapaian ini bisa diraih berkat upaya menjaga keamanan dan keharmonisan di Jakarta, terutama selama momen-momen besar keagamaan yang berlangsung di ibu kota.

➡️ Baca Juga: Prediksi Pertandingan Manchester City vs Liverpool: Kembalinya Salah dan Chiesa, Frimpong Diragukan

➡️ Baca Juga: Borneo FC Harus Kalahkan PSM untuk Mengejar Persib di Puncak Klasemen

Exit mobile version