Jakarta – Danantara Indonesia merayakan satu tahun eksistensinya dengan menggelar acara refleksi di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (11/3). Acara ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, para Menteri Kabinet, serta manajemen dan seluruh pegawai Danantara, sebagai bentuk penghargaan atas perjalanan yang telah dilalui.
Tema syukuran satu tahun ini, “Satu Danantara”, mencerminkan semangat kolaborasi antara seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bersatu dalam memperkuat basis ekonomi nasional dan memberi dampak positif yang lebih luas bagi generasi mendatang.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berkontribusi dalam perayaan satu tahun Danantara Indonesia dengan meluncurkan berbagai inisiatif yang berfokus pada penguatan fondasi generasi masa depan. Salah satu langkah nyata dari partisipasi ini adalah program “Danantara untuk Generasi Emas”, yang memberikan dukungan bagi anak-anak Indonesia melalui penyediaan perlengkapan belajar sebagai investasi jangka panjang untuk pengembangan sumber daya manusia.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menegaskan bahwa sinergi antar BUMN dalam ekosistem Danantara merupakan kekuatan utama untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat serta memperkuat dasar pembangunan nasional.
“Melalui program Danantara untuk Generasi Emas, kami ingin memastikan bahwa setiap upaya pembangunan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menguatkan fondasi masa depan bangsa. Investasi dalam pendidikan anak-anak Indonesia adalah langkah strategis untuk menciptakan generasi yang lebih kuat, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” jelas Nixon.
Dalam rangka program ini, BTN mendistribusikan 5.500 paket perlengkapan sekolah kepada siswa-siswa dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah luar biasa (SLB) di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, serta di Kota Batam dan Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau. Pendistrbusian ini merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk menyalurkan total 88.000 paket perlengkapan sekolah yang diinisiasi oleh Danantara Indonesia bersama BUMN lainnya, guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh Indonesia.
Sementara itu, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa fokus tahun pertama Danantara adalah pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola yang kokoh, sekaligus memastikan bahwa pengelolaan investasi negara berjalan dengan baik dan menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
➡️ Baca Juga: Prabowo Sebut Masih Banyak Pejabat yang Kurang Memuaskan Kinerja Publiknya
➡️ Baca Juga: Wajah Berjerawat saat Puasa: Apakah Ini Hal yang Normal?
