Air mineral sering kali diasosiasikan dengan rasa yang tidak mencolok, terlihat dari kejernihan dan sensasi tawar saat diminum. Namun, banyak orang yang mungkin merasakan perbedaan saat mencoba berbagai merek air mineral, mulai dari nuansa manis hingga rasa pahit atau efek kering di mulut. Perbedaan ini bukan sekadar masalah preferensi pribadi; komposisi mineral yang terkandung dalam air tersebut dapat memengaruhi pengalaman saat mengonsumsinya.
Penelitian yang berjudul “Linking Ionic Composition to Sensory Attributes in Mineral Water: A Temporal Sensory and Consumer Perception Study” menjelaskan hal ini. Studi tersebut mengeksplorasi keterkaitan antara komposisi mineral, karakter rasa, dan bagaimana konsumen menerima air mineral. Air yang tampak netral ternyata tidak selalu memberikan pengalaman rasa yang serupa bagi setiap individu.
“Selama ini, variasi rasa pada air mineral sering kali dianggap sebagai preferensi subjektif. Namun, penelitian ini menawarkan perspektif ilmiah mengenai bagaimana perbedaan dalam komposisi mineral dapat memengaruhi persepsi rasa dan tingkat penerimaan dari konsumen,” ungkap Dr. Dien Kurtanty, Peneliti Utama dan Dosen di Universitas Esa Unggul.
Salah satu aspek yang berperan dalam rasa air mineral adalah komposisi ion atau mineral yang terdapat di dalamnya. Variasi jenis dan proporsi mineral menciptakan karakter rasa yang berbeda, meskipun tampilan air tersebut serupa.
Air dapat membawa mineral ketika mengalir melalui lapisan bebatuan di bawah tanah. Mineral-mineral ini kemudian terlarut dan menjadi bagian dari komposisi air, sementara proses pengolahan dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk memastikan air tersebut aman untuk dikonsumsi.
“Dari mana sebenarnya asal mineral-mineral ini? Sumbernya adalah bebatuan. Air yang melewati bebatuan akan mengambil mineral-mineral yang ada di dalamnya,” jelas Dr. Kurtanty.
Mineral seperti bikarbonat, natrium, magnesium, dan kalsium merupakan komponen penting dalam menentukan karakteristik rasa air. Mengingat setiap sumber air memiliki kondisi dan komposisi yang berlainan, pengalaman rasa yang dihasilkan pun tidak selalu konsisten.
➡️ Baca Juga: MK Memangkas Pasal Obstruction of Justice, Polri Berikan Tanggapan Resmi
➡️ Baca Juga: Abah Eks Pimpinan Ponpes Lombok Tengah Tegaskan Tidak Melakukan Pelecehan Terhadap Santriwati
