Syahrini Ungkap Perubahan Drastis Setelah 7 Tahun Tinggalkan Panggung dan Jadi Ibu

Syahrini baru-baru ini membagikan cerita tentang transformasi signifikan dalam hidupnya setelah mengurangi keterlibatannya di dunia hiburan. Selama tujuh tahun terakhir, istri Reino Barack ini jarang terlihat di panggung, dan kini ia menjalani kehidupan yang sangat berbeda dari citra glamornya sebagai diva.

Sebelumnya, Syahrini memiliki rutinitas yang dipenuhi dengan jadwal manggung hingga larut malam. Namun, kehadiran anaknya memaksanya untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru. Salah satu perubahan utama adalah pengaturan pola tidurnya, yang kini menjadi lebih disiplin dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Dulu aku bisa datang terlambat, tetapi sekarang aku harus belajar tepat waktu. Misalnya, aku harus sudah siap 30 menit sebelumnya dan sudah ada di restoran. Awalnya memang sulit, tetapi lama-lama aku merasa malu jika terlambat,” ungkap Syahrini tentang bagaimana ia beradaptasi dengan disiplin yang diterapkan keluarga suaminya, dalam sebuah wawancara di Youtube The Princess Syahrini pada 3 September 2026.

Perubahan ini juga memaksa Syahrini, yang biasanya aktif hingga malam, untuk membiasakan diri bangun lebih pagi. Kehadiran anaknya menjadi faktor utama yang mengubah jam biologisnya, di mana ia tidak lagi bisa tidur kembali setelah menunaikan salat Subuh karena buah hatinya sudah terbangun.

“Sejujurnya, aku tidak akan bangun pagi jika tidak ada bayi. Dulu setelah salat Subuh aku bisa tidur lagi, tapi sekarang tidak bisa karena si kecil bangun pagi. Jadi, sekarang aku menjadi orang yang bangun pagi,” tegasnya mengenai perubahan kebiasaan tidurnya.

Tidak hanya rutinitasnya, penampilannya di rumah juga mengalami transformasi. Identitasnya sebagai sosok publik yang selalu tampil glamor kini mulai ditinggalkan saat ia menjalani aktivitas sehari-hari di rumah.

Syahrini mengaku merasa lebih nyaman tampil tanpa makeup dan aksesori yang biasanya menjadi ciri khas penampilannya di depan publik.

“Setelah menikah, aku merasa nyaman tanpa bulu mata. Rasanya enak juga bisa melepaskan atribut yang biasanya melekat padaku. Di rumah, aku sudah lama tidak memakai bulu mata. Hanya saat ingin tampil, baru aku akan pakai lagi,” tuturnya sambil tertawa.

Menjadi seorang ibu juga membuat Syahrini lebih terlibat dalam pengasuhan anak. Ia tidak ingin sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab terhadap kebutuhan buah hatinya kepada pengasuh atau asisten rumah tangga.

Dengan berbagai perubahan yang dilalui, Syahrini menunjukkan bahwa menjadi seorang ibu bukan hanya sekadar peran baru, tetapi juga sebuah perjalanan yang membawa banyak pelajaran dan pengalaman berharga.

➡️ Baca Juga: Kementerian PU Siapkan 400 Pompa Air untuk Mengatasi Dampak Godzilla El Nino

➡️ Baca Juga: Menjaga Kesehatan Jantung Melalui Kebiasaan Sehat yang Mudah Diterapkan

Exit mobile version