Weda Bay Nickel Raih 2 Sertifikasi ISO untuk Sistem Manajemen Lingkungan dan Keselamatan Kerja

Jakarta – Di tengah meningkatnya kebutuhan akan transparansi dan kepatuhan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam rantai pasok industri baterai dan kendaraan listrik, sertifikasi standar internasional seperti ISO 14001 dan ISO 45001 telah menjadi acuan penting dalam evaluasi pemasok oleh klien global.

Iwan Kurniawan, Kepala Teknik Tambang PT Weda Bay Nickel, menjelaskan bahwa sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa bahan baku diproduksi dengan mematuhi standar lingkungan dan keselamatan kerja yang diakui secara internasional.

“Weda Bay Nickel telah berhasil meraih sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001, yang merupakan dua standar internasional utama dalam sistem manajemen lingkungan serta kesehatan dan keselamatan kerja,” ungkap Iwan dalam keterangannya pada Jumat, 10 April 2026.

Iwan menambahkan bahwa sertifikasi ini diperoleh setelah perusahaan menjalani proses audit independen oleh lembaga sertifikasi internasional yang sesuai dengan ketentuan standar global.

Perolehan sertifikasi ini mencerminkan komitmen Weda Bay Nickel untuk memperkuat kerangka kepatuhan, menjalankan praktik operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta merupakan bagian dari perjalanan berkelanjutan perusahaan dalam peta jalan ESG yang semakin menjadi fokus utama dalam industri pertambangan nikel.

ISO 14001 menilai efektivitas sistem manajemen terhadap aspek lingkungan dalam kegiatan operasional, termasuk identifikasi risiko, pengendalian dampak, dan mekanisme perbaikan berkelanjutan.

Di sisi lain, ISO 45001 menetapkan standar tinggi dalam manajemen kesehatan dan keselamatan kerja untuk mengurangi kemungkinan kecelakaan dan masalah kesehatan di tempat kerja.

Untuk memenuhi persyaratan kedua standar tersebut, Weda Bay Nickel menjalani proses audit dan sertifikasi secara menyeluruh yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi internasional terkemuka, mencakup review dokumentasi dan verifikasi penerapan di lapangan.

Sistem manajemen yang telah disertifikasi tersebut mencakup seluruh kegiatan operasional dan tenaga kerja di seluruh area pertambangan perusahaan di Maluku Utara. Iwan menegaskan bahwa sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001 memperkuat standar operasional perusahaan dan sekaligus meningkatkan daya saing di pasar internasional.

“Sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001 mencerminkan pendekatan sistematis kami dalam menjamin operasi yang aman serta peningkatan kinerja lingkungan dan keselamatan kerja secara berkelanjutan. Standar ini merupakan elemen penting dalam menjaga keandalan operasional dan memenuhi ekspektasi para pemangku kepentingan global,” tambahnya.

➡️ Baca Juga: Alfons Manibui Dukung Diplomasi Energi RI-Korea untuk Meningkatkan Ketahanan Energi Nasional

➡️ Baca Juga: Ratusan Nelayan Mogok Melaut Akibat Harga Solar

Exit mobile version