Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, berhasil melaju ke babak 16 besar turnamen bulu tangkis French Open 2026 Super 750 dengan performa yang mengesankan.
Keberhasilan ini diraih setelah mereka mengalahkan wakil Malaysia, Jimmy Wong dan Cheng Sun Yin, dalam pertandingan yang berlangsung ketat dengan skor 22-20 dan 21-18 pada babak pertama, yang diadakan pada Selasa (20/10/2026) sore WIB.
Bertanding di Arena Grand Paris, Prancis, pasangan yang meraih medali perak di Asian Games 2026 tersebut sempat tertinggal 4-5 pada awal gim pertama. Namun, Amri dan Nita berhasil bangkit untuk membalikkan keadaan menjadi unggul 12-11, sebelum akhirnya menutup gim pembuka dengan kemenangan tipis 22-20.
Memasuki gim kedua, Amri dan Nita menunjukkan permainan yang lebih agresif dan mendominasi pertandingan dengan skor jauh 14-6. Meskipun mereka sempat kehilangan beberapa angka saat mendekati akhir, pasangan Merah Putih ini berhasil menyelesaikan laga dengan kemenangan 21-18, mengantarkan mereka ke babak berikutnya.
Setelah pertandingan, Amri Syahnawi mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini, meskipun ia mengakui bahwa mereka sempat kesulitan untuk menemukan ritme permainan terbaik di awal laga. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga fokus, terutama saat sudah meraih match point, sebagai bagian dari evaluasi untuk pertarungan selanjutnya.
“Alhamdulillah kami bisa memenangkan pertandingan hari ini, meskipun di awal masih mencari ritme yang tepat dan mencoba menyesuaikan pukulan. Setelah berhasil meraih gim pertama, kami merasa lebih percaya diri di gim kedua dan komunikasi juga berjalan lancar hingga akhir. Hanya saja, saat sudah mendapatkan match point, kami kehilangan beberapa angka karena sedikit mengendurkan fokus, dan ini akan menjadi pelajaran untuk pertandingan berikutnya,” ujar Amri setelah pertandingan, seperti yang dilaporkan oleh PBSI.
Di sisi lain, Nita Violina Marwah menekankan bahwa kunci keberhasilan mereka setelah tampil di Denmark Open adalah mengikuti instruksi pelatih Nova Widianto untuk memulai turnamen dengan semangat baru serta memperkuat komunikasi di lapangan.
“Dari Denmark Open ke French Open ini, pelatih meminta kami untuk melupakan hasil sebelumnya karena itu tidak bisa diubah. Kami menganggap ini sebagai awal baru dan terus memperbaiki komunikasi. Apapun kondisi permainan, komunikasi tetap penting. Kami harus mendiskusikan strategi dan perasaan di lapangan secara terbuka, dan itu selalu ditekankan oleh coach Nova kepada kami,” jelas Nita.
➡️ Baca Juga: Tuntaskan Proyek Pemipaan Sumur Produksi Kamojang untuk Akselerasi Infrastruktur Panas Bumi
➡️ Baca Juga: Rekomendasi PC Desktop untuk Meningkatkan Kinerja Kantor yang Stabil dan Efisien
