IHSG Sesi I Naik 52 Poin, Simak 3 Saham dengan Lonjakan Tertinggi di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil keluar dari tren koreksi yang cukup tajam. Pada sesi pertama perdagangan yang berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026, IHSG mencatatkan penguatan sebesar 0,71 persen, setara dengan 52,14 poin, sehingga mencapai level 7.389,51.
Pergerakan IHSG menunjukkan fluktuasi dalam rentang antara 7.373 hingga 7.500. Total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 10,55 triliun, dengan volume transaksi mencapai 20,04 miliar, dan total transaksi mencapai 1,21 juta.
Sebagian besar sektor saham menunjukkan performa positif. Sektor energi menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan, dengan penurunan sebesar 0,16 persen.
Sektor bahan baku memimpin daftar kenaikan dengan pertumbuhan sebesar 3,08 persen, diikuti oleh sektor industri yang meningkat 2,49 persen, dan sektor konsumer siklikal yang mengalami lonjakan sebesar 1,47 persen.
Dari perspektif teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas mengamati bahwa pembentukan histogram negatif pada indikator MACD masih berlanjut. Di sisi lain, indikator Stochastic RSI saat ini berada dalam zona oversold.
Tim Analis Phintraco Sekuritas juga memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang level 7.375 hingga 7.400 pada sesi kedua perdagangan hari ini.
Dalam laporannya, Phintraco Sekuritas mengungkapkan bahwa sejumlah emiten saham mencatatkan lonjakan harga tertinggi hingga sesi perdagangan siang ini. Berikut adalah tiga saham dengan lonjakan tertinggi di jajaran 45 saham unggulan (LQ45).
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menjadi salah satu saham yang mencatatkan lonjakan signifikan, dengan kenaikan dua digit sebesar 14,39 persen atau 96 poin, sehingga harga sahamnya mencapai 775.
Saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) juga menunjukkan performa yang mengesankan, menguat sebesar 7,36 persen atau setara dengan 190 poin, membawa harganya ke level 2.770.
Saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menyusul dengan kenaikan sebesar 7,11 persen, sehingga harga sahamnya mencapai 1.205.
Dengan melihat data ini, jelas bahwa ada beberapa saham yang menunjukkan performa luar biasa di tengah pergerakan IHSG yang positif. Lonjakan pada saham-saham tersebut mencerminkan optimisme pasar dan potensi pertumbuhan yang ada meski di tengah kondisi yang beragam.
Investor perlu memperhatikan pergerakan ini dan melakukan analisis mendalam untuk memanfaatkan peluang investasi yang muncul dari saham dengan lonjakan tertinggi di LQ45.
➡️ Baca Juga: Fadli Zon Minta Aktivitas Penambangan Tidak Ganggu Situs Sejarah dan Ekosistem Alam
➡️ Baca Juga: Review Jujur Galaxy A55: Flagship Killer atau Sekedar Ponsel Bagus?




