Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Luncurkan Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 untuk 500 Pemudik

Jakarta – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, PT Pegadaian melalui Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 meluncurkan program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari dukungan Pegadaian terhadap program Mudik Gratis BUMN. Melalui program ini, Pegadaian berkomitmen untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat dengan menyediakan fasilitas mudik yang aman, nyaman, dan terencana bagi mereka yang akan pulang ke kampung halaman.
Kegiatan pelepasan peserta mudik berlangsung pada 16 Maret 2026 di Kantor Pegadaian Area Kramatjati, Jakarta Timur. Sebanyak 500 peserta pemudik diberangkatkan menggunakan armada bus menuju berbagai kota di Pulau Jawa, termasuk Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Madiun, dan Purwokerto.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari PT Pegadaian, termasuk Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis, Ferdian Timur Satyagraha; Direktur Jaringan dan Operasi, Eka Pebriansyah; Direktur Manajemen Risiko, Legal, Kepatuhan, dan Umum, Ismail Ilyas; Direktur Teknologi Informasi dan Digital, Yos Imam Jaya Dappu; serta Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1, Dede Kurniawan.
Selain itu, sejumlah pejabat pemerintah juga hadir dalam acara tersebut, di antaranya Camat Jatinegara, Dr. Endang Kartika Wahyuningsih, SKM, MM; Lurah Cipinang Cempedak, Rico Eka Putra Rifai; Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, SH., M.H; dan Kasatpel Perhubungan Kecamatan Jatinegara, Esa Feraninta Pinem.
Program Mudik Aman Berbagi Harapan merupakan salah satu upaya Pegadaian untuk memberikan kemudahan transportasi kepada masyarakat menjelang Lebaran. Selain fasilitas transportasi gratis, para peserta mudik juga menerima berbagai perlengkapan perjalanan seperti kaos peserta, goodie bag, konsumsi selama perjalanan, dan berbagai perlengkapan lainnya untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan pulang.
Sebelum hari keberangkatan, Pegadaian telah melakukan serangkaian persiapan yang meliputi perencanaan kuota peserta dan kota tujuan, koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk instansi perhubungan dan pihak keamanan, hingga proses pendaftaran dan verifikasi data peserta. Semua langkah tersebut diambil untuk memastikan bahwa seluruh pelaksanaan mudik dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan standar keselamatan perjalanan yang ditetapkan.
Pada hari pelaksanaan, acara dimulai dengan registrasi ulang peserta serta penukaran tiket fisik dengan gelang identitas dan paket merchandise untuk para peserta mudik. Rangkaian acara dilanjutkan dengan seremoni pembukaan yang mencakup pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan dari jajaran manajemen Pegadaian, penyerahan simbolis perlengkapan mudik kepada perwakilan peserta, serta sesi foto bersama untuk mengabadikan momen berharga tersebut.
➡️ Baca Juga: Novel Best Seller “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati” Diadaptasi Menjadi Film Layar Lebar
➡️ Baca Juga: Tidak Harga, Tapi Optimasi: Alasan HP dengan Spec Biasa Bisa Beri Pengalaman Luar Biasa.




