Reaksi Tenang Ibu Reza Rahadian Ketika Anaknya Mengungkapkan Niat Masuk Islam

Kisah perjalanan spiritual Reza Rahadian kembali menjadi sorotan publik, terutama ketika aktor ini membagikan momen berharga dalam hidupnya, yaitu saat sang ibu mengetahui niatnya untuk memeluk agama Islam. Reaksi ibunya ternyata sangat mengejutkan banyak orang, karena justru dipenuhi dengan kehangatan dan penerimaan yang tulus.
Perjalanan spiritual Reza tidak terjadi secara tiba-tiba. Ia mengungkapkan bahwa proses ini telah dimulai sejak ia berusia 19 tahun, di mana ketertarikan terhadap Islam mulai menggelora dalam dirinya. Tanpa sepengetahuan keluarganya, Reza sering mengunjungi masjid untuk belajar dan beribadah, menjalani pencarian spiritualnya dengan diam-diam.
Momen paling emosional terjadi ketika Reza akhirnya memutuskan untuk berbagi keputusannya dengan ibunya, yang diketahui memiliki keyakinan berbeda. Dengan penuh keberanian, ia mengungkapkan apa yang selama ini ia simpan dalam hati, sebuah momen yang sangat menegangkan sekaligus mengharukan.
“Jadi waktu umur 19 tahun aku tuh pernah bercerita, Mah, kakak sebenarnya dari kemarin udah sering bolak-balik ke masjid, ikut salat, belajar diam-diam gitu. Tapi lama-lama kayak aku diam-diam terus ya. Akhirnya aku mencoba terbuka ke mama dan mama membuka itu dengan sangat terbuka,” ungkap Reza dalam sebuah program televisi yang dipandu oleh Irfan Hakim, saat itu.
Reaksi ibunya menjadi bagian paling menyentuh dari cerita ini. Alih-alih menolak atau marah, sang ibu memberikan dukungan penuh kepada anaknya. Tindakan tersebut menunjukkan bahwa kasih sayang orang tua dapat melampaui batasan perbedaan keyakinan yang ada.
Reza pun mengenang pesan berharga dari ibunya yang hingga kini terus ia pegang dalam menjalani kehidupannya sehari-hari. Pesan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya keyakinan dan komitmen dalam menjalani jalan hidup yang dipilih.
“(Pesannya) kalau kamu sudah yakin jalani, pesan mama cuma satu ya, jadikan agamamu pegangan hidup dan lakukan sebaik-baiknya. Gitu aja,” tambahnya saat menceritakan kembali momen bersejarah tersebut.
Dalam kesehariannya, keluarga Reza menjalani perbedaan keyakinan ini dengan cara yang sederhana namun penuh makna. Mereka tetap menjaga kebersamaan, terutama saat merayakan hari-hari besar keagamaan yang menjadi momen spesial bagi masing-masing.
“Biasanya (lebaran) ngumpulnya di rumahku karena kalau mama sebaliknya natalan, kan mama beda keyakinan,” jelas Reza, menunjukkan dinamika yang ada dalam keluarga mereka.
Tradisi saling mengunjungi juga menjadi salah satu cara yang mereka lakukan untuk menjaga kehangatan hubungan dalam keluarga. Perbedaan yang ada tidak menjadi penghalang, justru menjadi alasan untuk saling menghargai dan memahami satu sama lain dengan lebih dalam.
➡️ Baca Juga: Telkomsel Raih 5 Penghargaan di Ookla Speedtest Awards 2026 untuk Jaringan Cepat dan Video Mulus
➡️ Baca Juga: Pengenalan Personal Brand untuk Spesialis Masakan Nusantara




