pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
bola

Lille Kalah 2-3 dari Real Betis: Calvin Verdonk Hanya Jadi Cadangan di Debut Liga Champions

Real Betis sukses meraih kemenangan pertama mereka di Liga Champions 2026-2027 setelah mengalahkan Lille dengan skor 3-2 di Stade Pierre-Mauroy pada Rabu, 9 September 2026, dini hari WIB. Kemenangan ini memberikan mereka tiga poin penting di fase grup kompetisi bergengsi ini.

Lille sempat menunjukkan performa yang menjanjikan dengan dua kali memimpin pertandingan berkat gol yang dicetak oleh Ayase Ueda di menit ke-12 dan Alexsandro Ribeiro pada menit ke-36. Namun, Real Betis tidak menyerah dan berhasil membalikkan keadaan melalui dua gol dari Marc Bartra serta satu gol tambahan dari Troy Parrott.

Keberuntungan semakin berpihak kepada Real Betis ketika Lille harus kehilangan Ethan Mbappe yang mendapatkan kartu merah pada menit ke-56. Dengan kondisi bermain hanya dengan 10 pemain, Lille kesulitan untuk mengejar ketertinggalan hingga peluit akhir berbunyi.

Sebagai tim tuan rumah, Lille langsung mengambil inisiatif ofensif sejak peluit tanda dimulainya pertandingan. Namun, Real Betis juga tampil agresif dan mampu menciptakan beberapa peluang yang berpotensi mengubah skor.

Lille akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-12. Ethan Mbappe memberikan umpan yang disambut dengan baik oleh Ayase Ueda melalui sundulan yang tepat sasaran. Bola meluncur ke gawang yang dijaga oleh Alvaro Valles, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Lille.

Real Betis tidak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-33, Marc Bartra berhasil menjaringkan bola setelah menerima umpan dari Pablo Fornals. Sundulan Bartra berhasil melewati penjagaan kiper Lille, menyamakan skor menjadi 1-1.

Skor imbang tersebut tidak bertahan lama. Hanya tiga menit setelah gol penyama, Lille kembali unggul pada menit ke-36 berkat Alexsandro Ribeiro. Gol ini tercipta dari skema sepak pojok yang diawali oleh umpan Gaetan Perrin dan diselesaikan dengan sundulan yang menghujam gawang.

Keunggulan 2-1 bagi Lille bertahan hingga babak pertama berakhir. Meskipun Real Betis mendapat peluang melalui Troy Parrott menjelang turun minum, tembakan Parrott masih belum akurat.

Memasuki babak kedua, Real Betis langsung meningkatkan intensitas permainan. Hanya tiga menit setelah kick-off, Marc Bartra berhasil mencetak gol keduanya, menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Bartra memanfaatkan tendangan bebas yang dieksekusi dengan baik oleh Isco. Sundulan Bartra membuat kiper Lille kesulitan untuk mengantisipasi bola, mengubah dinamika pertandingan dengan cepat.

Real Betis kemudian membalikkan keadaan pada menit ke-53. Setelah beberapa kali mencoba, Troy Parrott akhirnya berhasil menjebol gawang Lille dengan sepakan kaki kiri yang mengarah ke sudut kiri gawang. Gol ini mengubah skor menjadi 3-2 untuk keunggulan Real Betis.

Dengan hasil ini, Real Betis menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di kancah Liga Champions, sementara Lille harus segera mencari solusi untuk memperbaiki performa mereka di pertandingan selanjutnya.

➡️ Baca Juga: Gempa M 7,6 di Sulut Menghancurkan Tempat Ibadah dan Gedung Olahraga

➡️ Baca Juga: Harga Emas 18 Agustus 2026: Kinerja Stabil Produk Global dan Antam yang Menarik perhatian

Related Articles

Back to top button