Bek Brighton Berdarah Indonesia Siap Memperkuat Timnas Indonesia Tanpa Panggilan Belanda

Peluang bagi Timnas Indonesia untuk merekrut Pascal Struijk semakin terbuka setelah bek Brighton & Hove Albion ini tidak terpilih dalam skuad terbaru tim nasional Belanda.
Pelatih Belanda yang baru, Xavi Hernandez, telah mengumumkan daftar 26 pemain yang akan berpartisipasi dalam kompetisi UEFA Nations League 2026/2027. Nama Struijk tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Xavi memutuskan untuk memilih beberapa pemain baru seperti Ruben van Bommel dan Gjivai Zechiel. Dalam posisi bek tengah, pelatih asal Spanyol ini masih mengandalkan sejumlah nama besar seperti Virgil van Dijk, Nathan Ake, Micky van de Ven, Jorrel Hato, Jurrien Timber, dan Jan Paul van Hecke.
Kondisi ini membuat masa depan internasional Struijk kembali menjadi sorotan. Sebagai seorang pemain berusia 27 tahun, ia masih belum pernah tampil dalam pertandingan resmi bersama tim senior Belanda.
Meskipun telah memiliki pengalaman bermain untuk tim Belanda di level usia muda, Struijk belum mendapatkan kesempatan untuk debut dengan tim senior Oranje.
Situasi ini berbeda dengan pemain lain yang sudah terikat secara resmi dengan tim nasional melalui penampilan di level senior. Oleh karena itu, secara regulasi, kesempatan Struijk untuk memilih jalur lain masih tetap terbuka lebar.
Struijk memiliki ikatan darah dengan Indonesia melalui keluarganya. Ia lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999 dan menghabiskan masa kecilnya di Belanda.
Garis keturunan Indonesia yang dimilikinya berasal dari kakek dan neneknya yang memiliki latar belakang dari Hindia Belanda. Struijk juga pernah mengungkapkan hubungan tersebut dalam wawancara sebelumnya.
Dalam wawancara yang dilansir oleh Dutch Soccer Site, Struijk menyatakan bahwa ia memiliki koneksi dengan Indonesia melalui kakek dan neneknya. Namun, saat itu ia lebih memilih untuk mengutamakan Belanda dan Belgia sebagai opsi karier internasionalnya.
Dengan kata lain, peluang bagi Indonesia tidak hanya bergantung pada status keturunan, melainkan juga pada sikap dan pilihan Struijk sebagai pemain.
Dari sisi karier klub, Struijk kini memasuki babak baru. Brighton merekrutnya dari Leeds United pada Juni 2026 dengan kontrak yang berdurasi lima tahun.
Selama delapan tahun berkarier di Leeds, Struijk telah mencatatkan 196 penampilan. Brighton menilai bahwa pengalaman Struijk di Premier League dan kemampuannya dalam bermain bola sangat sesuai dengan kebutuhan tim mereka.
➡️ Baca Juga: Jelang Real Madrid Vs Inter Milan, Jose Mourinho Puji Kemampuan Tim Mantan yang Hebat
➡️ Baca Juga: Sinergi Danantara dan NeutraDC Bersama PLN Siapkan Ekspansi Pusat Data Hyperscale




