Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

depo 10k depo 10k
bisnis

Fitch Ratings Beri Outlook Negatif, Purbaya Sebut Menkeu Baru Punya Kemampuan Menghitung

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan komentar terkait penurunan outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif oleh Fitch Ratings, lembaga pemeringkat internasional yang berpengaruh.

Dia berasumsi bahwa keputusan Fitch Ratings tersebut mungkin didasarkan pada situasi pemerintahan yang baru muncul di Indonesia dan statusnya sebagai Menteri Keuangan yang baru dilantik.

“Pihak Fitch mungkin beranggapan bahwa karena kami masih tergolong pemerintahan baru, dan Menteri Keuangan juga baru, mereka khawatir bahwa saya tidak mampu mengelola anggaran dengan baik,” ungkap Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat, 6 Maret 2026.

Walaupun demikian, Purbaya menyadari bahwa keputusan Fitch Ratings tersebut juga bisa dipengaruhi oleh kenyataan bahwa dia belum melakukan perjalanan ke luar negeri untuk memperkenalkan dirinya sebagai Menteri Keuangan baru.

“Ini memang menjadi salah satu kekurangan saya, karena saya belum pernah keluar negeri,” tuturnya.

Purbaya menjelaskan bahwa dia menunda perjalanan ke luar negeri sampai pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6 persen. Dia menyatakan keinginannya untuk mengubah pandangan tersebut demi mempromosikan kondisi perekonomian Indonesia yang menurutnya stabil dan terkelola dengan baik.

“Saya awalnya berpikir tidak akan bepergian ke luar negeri sebelum pertumbuhan ekonomi kita mencapai 6 persen. Namun, saya menyadari bahwa saya perlu mengubah rencana tersebut untuk menunjukkan kondisi ekonomi kita yang sebenarnya,” kata Purbaya.

Dia menduga bahwa penilaian Fitch tersebut mungkin berkaitan dengan persepsi adanya kelemahan struktural dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Padahal, jika dilihat dari rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), situasi ekonomi nasional dianggap aman dan terjaga.

“Defisit terhadap PDB kita dalam posisi yang aman. Pertumbuhan ekonomi kita bahkan menjadi yang tertinggi di antara negara-negara G20. Namun, mengapa Indonesia menjadi sorotan?” tanya Purbaya.

Oleh karena itu, Purbaya menegaskan bahwa dia akan melakukan kunjungan ke luar negeri pada April 2026 untuk menghadiri pertemuan IMF-World Bank di Washington DC, Amerika Serikat, sekaligus untuk mempromosikan kondisi perekonomian nasional.

“Jadi, pada bulan April 2026, saya akan berangkat ke luar negeri untuk memastikan bahwa Menteri Keuangan kami mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” tegasnya.

➡️ Baca Juga: 4 Fitur Unggulan Lenovo Aura Edition untuk Meningkatkan Kepercayaan Proposal Anda

➡️ Baca Juga: 10 Alternatif Game Menarik untuk Dicoba Jika Roblox Dibatasi

Related Articles

Back to top button