8 WNI Diduga Bergabung dengan Tentara Rusia, Respons Resmi BIN Terungkap

Jakarta – Kepala Badan Intelijen Nasional Republik Indonesia (BIN RI), Muhammad Herindra, menyatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut mengenai dugaan keterlibatan delapan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi tentara bayaran untuk Rusia.
“Ke depannya, kami akan mendalami masalah ini secara lebih mendetail,” ungkap Herindra saat berada di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Kamis, 3 September 2026.
Dia menegaskan bahwa isu mengenai delapan WNI yang terlibat dalam kegiatan militer Rusia tersebut telah menjadi fokus perhatian serius pemerintah.
“Ini jelas menjadi perhatian kami,” tegas Herindra.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan kronologi terkait dengan delapan WNI yang diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia.
Dasco menjelaskan bahwa delapan WNI tersebut awalnya melamar untuk pekerjaan sebagai tenaga keamanan dan administrasi, yang dibuka oleh pihak ketiga.
Menyusul tawaran gaji yang menggiurkan, delapan WNI tersebut mendaftar untuk lowongan kerja itu.
“Informasi yang kami terima dari otoritas intelijen menunjukkan bahwa rekrutmen tentara tersebut dilakukan oleh negara ketiga,” ujar Dasco di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Selasa, 1 September 2026.
“Rekrutmen ini disamarkan seolah-olah sebagai lowongan untuk tenaga keamanan atau administrasi, dengan iming-iming gaji yang tinggi,” tambahnya.
Namun, lanjut Dasco, setelah mendaftar, delapan WNI tersebut ternyata dikirim untuk berperan sebagai tentara bayaran Rusia.
“WNI ini mendaftar dan kemudian dikirim untuk menjadi tentara. Itulah informasi yang kami dapatkan,” ungkapnya.
Dasco juga menambahkan bahwa otoritas intelijen Indonesia dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tengah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menangani situasi ini.
“Sekarang, pihak intelijen dan Kemlu sedang melakukan langkah antisipasi, berkoordinasi, serta mengirimkan utusan kepada negara-negara yang terlibat,” jelas Dasco.
➡️ Baca Juga: Video Haru Ibu dan Anak Berpelukan Saat Meninggal Akibat Gempa NTT
➡️ Baca Juga: Strategi Badminton Tunggal Putri yang Mengandalkan Kecepatan




