Maarten Paes Hadapi Tantangan Berat di Eropa, Striker Atalanta dan Getafe Siap Mengancam Gawang Ajax

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, kini memiliki peluang signifikan untuk menghadapi sejumlah striker top Eropa jika dia diberi kesempatan untuk mengawal gawang Ajax Amsterdam di Liga Conference 2026/27. Ini adalah momen yang bisa menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi Paes untuk menunjukkan kemampuannya di pentas internasional.
Setelah hasil undian fase liga Liga Conference 2026/27 diumumkan di Grimaldi Forum, Monako, pada tanggal 28 Agustus 2026, Ajax mendapatkan lawan-lawan yang menarik dan menantang. Undian ini menjadi penentu bagi tim-tim yang akan saling berhadapan di kompetisi yang semakin ketat ini.
Musim ini, Liga Conference menerapkan format fase liga yang mirip dengan yang digunakan di Liga Champions dan Liga Europa. Dengan total 36 klub yang berpartisipasi, setiap tim akan bersaing dalam enam pertandingan untuk meraih posisi terbaik di klasemen.
Menurut hasil undian, Ajax akan menghadapi enam tim yang beragam. Tiga laga akan berlangsung di Johan Cruyff Arena, sementara sisa tiga pertandingan diadakan di markas lawan.
Ajax akan melakukan pertandingan kandang melawan Atalanta, Getafe, dan Thun. Ketiga tim ini diprediksi akan memberikan tantangan serius bagi Ajax, terutama dalam hal pertahanan.
Di sisi lain, Ajax juga akan melakukan kunjungan ke markas Midtjylland, Sint-Truiden, dan Hajduk Split. Setiap pertandingan ini tentunya sangat penting bagi tim, terutama dalam upaya meraih poin di fase liga.
Pertarungan melawan Atalanta dan Getafe tentunya menarik perhatian banyak pihak. Kedua tim ini memiliki reputasi yang dapat memberikan ujian berat bagi lini belakang Ajax, khususnya jika Maarten Paes mendapatkan kesempatan untuk bermain.
Ajax bukanlah nama yang asing di kompetisi Eropa. Sebagai salah satu klub top Belanda, mereka memiliki sejarah yang kaya dan prestasi yang mentereng di kancah internasional.
Oleh karena itu, Ajax juga diperkirakan akan menjadi salah satu kandidat kuat untuk bersaing meraih gelar Liga Conference musim ini. Dengan pengalaman dan reputasi mereka, tim ini memiliki semua elemen untuk menjadi pesaing serius.
Bagi Maarten Paes, fase liga Liga Conference ini bisa menjadi peluang berharga untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain. Meskipun saat ini dia belum menjadi pilihan utama di posisi kiper Ajax, kesempatan ini bisa menjadi titik balik bagi kariernya.
Persaingan di posisi penjaga gawang di Ajax semakin ketat dengan hadirnya Marc-Andre ter Stegen, yang dipinjam dari Barcelona. Situasi ini tentu menambah tantangan bagi Paes untuk merebut tempat di tim inti.
Namun, dalam dunia sepak bola, segalanya bisa berubah dengan cepat. Jika Paes berhasil mendapatkan kepercayaan dari pelatih, ia akan berhadapan langsung dengan para penyerang berkualitas yang akan menguji kemampuannya di Liga Conference.
Atalanta menjadi salah satu lawan yang perlu diwaspadai saat Ajax menjamu mereka di Johan Cruyff Arena. Selain itu, Getafe juga memiliki potensi untuk menyulitkan Ajax di kandang sendiri, menjadikan kedua pertandingan ini sangat krusial.
Selain itu, Thun juga akan menjadi lawan ketiga yang akan dihadapi Ajax di Amsterdam. Setiap laga di fase ini sangat berarti, mengingat pentingnya setiap poin dalam upaya mencapai babak selanjutnya.
Format baru Liga Conference menambah bobot setiap pertandingan, di mana delapan tim teratas klasemen fase liga akan melaju langsung ke babak 16 besar. Ini menjadikan setiap laga penuh makna dan tekanan bagi semua tim yang berpartisipasi.
➡️ Baca Juga: Donald Trump Menghadapi Ketegangan di Selat Hormuz yang Meningkat
➡️ Baca Juga: Prabowo dan Bahlil Bahas Pasokan Minyak serta Penutupan Strategis Selat Hormuz di Istana




