Pesan Ibu Reza Rahadian Ketika Sang Anak Memilih Menjadi Mualaf

Reza Rahadian mengambil keputusan untuk memeluk Islam, yang bukan hanya sekadar perjalanan spiritual bagi dirinya, tetapi juga menciptakan momen emosional yang mendalam bersama keluarganya. Salah satu momen paling menyentuh adalah pesan yang disampaikan oleh ibunya ketika ia mengetahui tentang pilihan besar itu.
Alih-alih menunjukkan penolakan atau skeptisisme, ibu Reza, yang memiliki keyakinan berbeda, justru memberikan dukungan yang tulus. Pesan sederhana yang ia sampaikan telah menjadi pegangan hidup bagi Reza hingga hari ini, serta membuktikan bahwa perbedaan keyakinan tidak harus merusak hubungan dalam keluarga. Untuk mengetahui lebih lanjut, mari kita eksplorasi cerita ini.
Ketika Reza akhirnya memutuskan untuk berbagi rahasia dengan ibunya, itu menjadi titik balik yang signifikan dalam hidupnya. Ia menjelaskan bahwa proses pengakuan ini bukanlah hal yang instan, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang ia jalani secara diam-diam sejak remaja.
“Ketika aku berusia 19 tahun, aku pernah memberitahu Mama bahwa sebenarnya aku sudah sering pergi ke masjid, ikut salat, dan belajar secara sembunyi-sembunyi. Namun, lama-kelamaan, aku merasa perlu untuk berbagi dengan Mama dan alhamdulillah, dia menerima dengan sangat terbuka,” ungkap Reza dalam sebuah program televisi yang dipandu oleh Irfan Hakim, pada 28 Maret 2026.
Setelah pengakuan itu, ibunya memberikan nasihat yang mendalam dan berkesan bagi Reza. Ia tidak hanya menerima keputusan anaknya, tetapi juga mendorong Reza untuk menjalani keyakinan baru tersebut dengan sepenuh hati.
“Pesannya, jika kamu sudah yakin, jalani dengan baik. Pesan mama hanya satu, jadikan agama sebagai pegangan hidupmu dan lakukan yang terbaik. Itu saja,” Reza menambahkan saat mengenang momen berharga tersebut.
Perjalanan spiritual Reza dimulai pada usia 19 tahun, di mana ia mulai mendalami Islam secara mandiri. Tanpa sepengetahuan keluarganya, ia sering mengunjungi masjid untuk belajar dan memahami ajaran agama yang kini ia anut.
Keputusan untuk memeluk Islam jelas bukanlah hal yang mudah, terutama mengingat latar belakang keluarganya yang berbeda keyakinan. Namun, dukungan yang diberikan ibunya menjadi sumber kekuatan yang membuat Reza semakin mantap untuk melangkah di jalan barunya.
Menariknya, perbedaan agama di dalam keluarga mereka tidak menghalangi terjalinnya keharmonisan. Reza mengungkapkan bahwa meskipun ada perbedaan keyakinan, mereka tetap menjaga kebersamaan, terutama saat merayakan momen-momen penting seperti hari raya.
➡️ Baca Juga: Kesehatan Mental di Masa Pandemi: Tantangan yang Dihadapi Masyarakat
➡️ Baca Juga: Kakatau Posco Tunjukkan Bukti Kinerja Bisnis Berkelanjutan yang Konsisten



