Perhatikan Kolagen Sejak Usia 30-an untuk Mencegah Kulit Kendur di Masa Depan

Memiliki kulit yang sehat dan bercahaya menjadi perhatian utama banyak individu dalam menjalani kehidupan di era modern ini. Namun, seiring dengan kemajuan pemahaman terkait perawatan kecantikan, standar kecantikan kulit juga mengalami evolusi. Jika sebelumnya fokus utama adalah pada hasil instan, kini perhatian masyarakat beralih kepada kesehatan dan kualitas kulit yang berkelanjutan.
Perubahan ini juga mempengaruhi tren di dunia perawatan estetika. Perawatan kulit tidak hanya sekedar memperbaiki penampilan luar, tetapi juga mencakup pemahaman menyeluruh mengenai kondisi kulit, termasuk elastisitas, kelembapan, serta struktur yang mendukung penampilan alami dan sehat.
Salah satu elemen penting yang sering dibahas dalam konteks kecantikan adalah kolagen. Protein ini memegang peranan krusial dalam menjaga struktur serta elastisitas kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami dalam tubuh mengalami penurunan, yang berimbas pada perubahan kondisi kulit.
Dermatologis dr. Armansjah Dara Sjahruddin, Sp.DVE, menyatakan bahwa kebutuhan perawatan kulit setiap individu dapat bervariasi, terutama saat memasuki usia 30-an.
“Di usia 30-an, perubahan pada produksi kolagen dan kualitas kulit mulai terasa dengan jelas. Oleh karena itu, perawatan estetika perlu disesuaikan secara personal. Bagi saya, perawatan adalah bagian dari perawatan diri dan investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas kulit, bukan sekadar mengejar hasil instan. Kebahagiaan terbesar adalah ketika pasien merasa lebih percaya diri dengan diri mereka sendiri, dengan penampilan yang tetap tampak alami,” ungkap dr. Armansjah dalam keterangannya, yang diterima pada Rabu, 30 September 2026.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang bersifat personal dalam perawatan kulit, agar setiap tindakan yang diambil sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing individu. Dengan cara ini, tujuan perawatan tidak hanya sebatas mengubah penampilan, tetapi juga menjaga kualitas kulit dan mendukung rasa percaya diri seseorang.
Perkembangan pendekatan yang berfokus pada kolagen juga membawa berbagai inovasi dalam dunia estetika. Salah satu contohnya adalah penggunaan kolagen native, yang diperkenalkan sebagai alternatif dalam proses penggantian kolagen dan regenerasi kulit.
Dr. Armansjah menjelaskan bahwa pendekatan ini lebih menekankan pada kualitas serta struktur kulit itu sendiri.
“Keunggulan Nithya Native Collagen terletak pada pendekatannya yang mengedepankan kualitas kulit. Kandungan kolagen tipe I dalam bentuk native digunakan untuk membantu memperkuat struktur kulit dan merangsang pembentukan kolagen baru. Di Natasha Luxe, perawatan ini dapat disesuaikan dengan kondisi kulit serta kebutuhan setiap pasien,” jelasnya.
➡️ Baca Juga: Kondisi Fanny Fadillah ‘Bajaj Bajuri’: Tantangan Ekonomi dan Upaya Mengatasi Kesulitan Finansial
➡️ Baca Juga: Mobil Indonesia Meningkatkan Popularitas di Pasar Internasional dengan Kualitas Unggul




