Langkah Efektif bagi Orang Tua untuk Pahami Anak yang Menghadapi Perundungan dalam Gim Daring

Jakarta – Roblox, sebagai salah satu platform gim daring terkemuka, baru-baru ini membagikan sejumlah tips untuk membantu menjaga kesehatan mental anak-anak. Kiat-kiat ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober, dan bertujuan untuk mendampingi orang tua dalam menjaga keamanan anak-anak mereka di dunia digital.
“Ketika orang tua meluangkan waktu untuk duduk bersama anak dan menggali aktivitas mereka dalam gim, interaksi yang menarik dapat terjalin. Anak tidak hanya berperan sebagai pemain, tetapi juga dapat berfungsi sebagai pengajar, pencipta, atau bahkan narator. Kami berharap keluarga dapat menikmati pengalaman bersama ini sebagai langkah awal untuk membangun percakapan yang lebih mendalam dan aktivitas lain yang bermanfaat,” ungkap Dr. Elizabeth Milovidov, Senior Director of Global Parental Advocacy di Roblox dalam pernyataannya pada Jumat (9/10).
Salah satu cara yang dapat diimplementasikan oleh orang tua adalah dengan mengajarkan anak-anak kapan saatnya untuk berhenti bermain. Anak perlu memahami bahwa mereka tidak perlu melanjutkan permainan jika interaksi di dalamnya sudah menjadi tidak nyaman.
Ada beberapa langkah konkret yang bisa diambil. Anak-anak harus tahu bahwa mereka memiliki opsi untuk keluar dari percakapan, membisukan, atau bahkan memblokir pemain lain, serta bisa menghentikan permainan kapan saja.
Lebih penting lagi, jika anak mengalami perundungan, tindakan pelecehan, atau menjumpai perilaku tidak pantas, orang tua harus membantu mereka untuk menyimpan bukti-bukti yang relevan.
Ingatkan anak bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi perundungan, karena tantangan ini bisa terasa lebih berat ketika mereka merasa terasing. Anak-anak sebaiknya didorong untuk berbagi cerita dengan orang dewasa terpercaya, seperti orang tua, guru, atau konselor.
Untuk mendeteksi apakah anak mengalami perundungan, orang tua perlu memperhatikan adanya perubahan perilaku yang mencolok. Keluarga harus waspada terhadap tanda-tanda yang menunjukkan ketidaknyamanan atau perubahan yang tidak biasa.
Terakhir, penting bagi orang tua untuk mengingatkan anak-anak agar tidak membagikan informasi pribadi mereka secara online. Ini termasuk nama lengkap, alamat tempat tinggal, lokasi sekolah, kata sandi akun, dan informasi finansial yang sensitif.
Dengan memahami langkah-langkah ini, orang tua dapat lebih siap untuk mendukung anak-anak mereka dalam menghadapi tantangan perundungan dalam gim daring.
➡️ Baca Juga: Vidi Aldiano Berhasil Melawan Kanker Ginjal dan Membangkitkan Harapan Baru
➡️ Baca Juga: Harga Emas 13 April 2026: Penurunan Produk Antam dan Merosotnya Pasar Global




