Teman Seangkatan Ungkap Sisi Lain Cindy Rizky, Berbeda dari Penampilan di Sosmed

Nama Cindy Rizky Aprilia kembali menjadi sorotan publik setelah terjadinya kontroversi yang mengaitkannya dengan isu perselingkuhan bersama Riky Febriansyah Saleh, suami dari mantan penyanyi cilik, Maissy Pramaisshela.
Keresahan ini muncul ketika sejumlah warganet berhasil mengungkap jejak digital yang menunjukkan bahwa Cindy dan Riky berada di Jepang dalam waktu yang hampir bersamaan. Penemuan ini langsung memicu spekulasi yang luas, mengingat sebelumnya Riky diberitakan berpamitan kepada keluarganya untuk melakukan perjalanan dinas terkait pekerjaan di sebuah rumah sakit. Mari kita telusuri lebih dalam tentang situasi ini.
Kehadiran keduanya di negara yang sama menimbulkan banyak pertanyaan. Publik mulai mempertanyakan apakah perjalanan yang dilakukan Riky benar-benar berkaitan dengan pekerjaan atau justru memiliki maksud lain yang lebih pribadi.
Cindy dikenal sebagai seorang dokter koas yang aktif di media sosial, dengan banyak pengikut yang sering menyaksikan konten-konten yang dia bagikan mengenai gaya hidup, kegiatan sehari-hari, serta pengalaman menjadi mahasiswa kedokteran.
Di tengah perbincangan yang hangat ini, sejumlah testimoni anonim mulai bermunculan. Beberapa individu yang mengaku mengenal Cindy atau bahkan seangkatan dengannya saat menjalani pendidikan kedokteran mulai membagikan perspektif mereka tentang sosoknya.
Salah satu akun anonim menuduh bahwa Cindy jarang menjalani tugas jaga malam selama masa koas. Akun tersebut bahkan menyebutkan bahwa ada dugaan Cindy membayar orang lain untuk menggantikan tugas tersebut dengan imbalan tertentu.
“Aku seangkatan dengan Cindy Rizap, dan sudah banyak yang tahu bahwa selama koas, dia tidak pernah jaga malam karena selalu membayar orang,” tulis seorang anonim, sebagaimana dikutip pada 14 Maret 2026.
Menurut pengakuan tersebut, orang yang menggantikan tugas jaga bisa mendapatkan bayaran yang cukup signifikan.
“Teman yang menggantikan jaga itu sampai bisa membeli motor karena dibayar oleh Cindy untuk menggantikan tugas jaga saat di stase anak,” lanjutnya.
Di sisi lain, testimoni yang sama juga menyebutkan bahwa Cindy mengalami keterlambatan dalam kelulusan pendidikan preklinik. Ia disebutkan harus mengulang beberapa blok perkuliahan sebelum bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
Akun tersebut juga meragukan konten belajar yang sering dibagikan Cindy di media sosial. Menurutnya, aktivitas belajar yang ditampilkan tidak selalu mencerminkan kenyataan di lingkungan pendidikan kedokteran yang sebenarnya.
➡️ Baca Juga: Tanda-Tanda Jelas Orang yang Menerima Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadhan
➡️ Baca Juga: Jujutsu Kaisen dan MrBeast Meriahkan Battleground pada Anniversary PUBG Mobile ke-8




