FIFA ASEAN Cup 2026: Analisis Persaingan, Lawan, dan Peluang Juara Timnas Indonesia

FIFA ASEAN Cup 2026 resmi dimulai hari ini, dan Timnas Indonesia menjadi salah satu kontestan dalam Divisi 1 yang berambisi meraih gelar juara di edisi perdana dari turnamen yang dicanangkan oleh FIFA ini.
FIFA ASEAN Cup adalah kompetisi baru yang menyatukan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Turnamen ini diperkenalkan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada 26 Oktober 2025, setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada ASEAN Summit ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kehadiran FIFA ASEAN Cup menimbulkan sejumlah pertanyaan, terutama karena ASEAN Football Federation (AFF) yang selama ini bertanggung jawab atas penyelenggaraan ASEAN Championship atau Piala AFF, dikabarkan tidak memiliki informasi mengenai rencana tersebut sebelum pengumuman resmi dari FIFA.
Salah satu perbedaan menonjol antara FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF terletak pada jadwal pertandingan. Kompetisi ini akan berlangsung dalam kalender internasional yang resmi dari FIFA, sehingga klub-klub diharuskan untuk melepaskan pemain yang terpilih untuk memperkuat tim nasional.
Kondisi ini menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia, karena sejumlah pemain yang berkarier di Eropa dapat bergabung dengan skuad Garuda untuk menghadapi tantangan di FIFA ASEAN Cup 2026.
Format dari FIFA ASEAN Cup 2026 cukup menarik dan kompleks.
Edisi pertama dari FIFA ASEAN Cup diikuti oleh 14 negara, yang terdiri dari 11 negara dari Asia Tenggara dan tiga negara undangan, yaitu Bangladesh, Pakistan, dan Hong Kong.
FIFA telah membagi turnamen ini menjadi dua divisi. Divisi 1 diisi oleh delapan negara, sementara Divisi 2 diikuti oleh enam tim. Fase grup akan menerapkan sistem single round robin, di mana setiap tim akan bertanding satu kali melawan semua lawan dalam grup.
Divisi 1 akan berlangsung di Indonesia antara tanggal 25 September hingga 5 Oktober 2026. Sementara itu, Divisi 2 akan diadakan di Hong Kong dari 24 September hingga 3 Oktober 2026.
Hanya juara grup yang akan melanjutkan ke final untuk memperebutkan gelar juara di masing-masing divisi. Untuk Divisi 1, dua tim dengan peringkat kedua grup akan bertanding dalam laga perebutan posisi ketiga.
Setiap divisi akan memiliki trofi juara yang berbeda. Mengingat FIFA ASEAN Cup termasuk dalam kalender internasional FIFA, hasil pertandingan juga akan berpengaruh terhadap perolehan poin untuk ranking FIFA.
Untuk Divisi 1, pertandingan akan dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung. Sementara itu, Divisi 2 akan menggunakan Kai Tak Stadium dan Mong Kok Stadium yang terletak di Hong Kong.
➡️ Baca Juga: AS Hentikan Operasional Maskapai Iran Secara Global, Bandara yang Masih Beroperasi Terancam
➡️ Baca Juga: Meningkatkan Kecepatan Lari Melalui Latihan Sprint Interval Rutin Setiap Minggu




