uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
lifestyle

Raffi Ahmad Tanggapi Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda: Terbuka terhadap Kritik, Bukan Fitnah!

Jakarta – Raffi Ahmad akhirnya memberikan penjelasan setelah kehadirannya dalam deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, memicu kontroversi. Sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi menegaskan bahwa ia terbuka terhadap kritik yang disampaikan berdasarkan fakta, bukan sekadar fitnah.

Dalam sebuah unggahan di akun Instagram @raffinagita1717, Raffi menjelaskan bahwa ia hadir dalam acara tersebut hanya sebagai tamu undangan. Ia mengaku baru mendapatkan informasi tentang kegiatan itu pada malam sebelum acara dilaksanakan.

Raffi juga menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam persiapan atau pengaturan jalannya deklarasi. Ia tidak mengetahui rincian acara maupun siapa saja yang akan hadir di lokasi tersebut.

“Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara. Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir,” tulis Raffi dalam klarifikasinya.

Selain menjelaskan perannya dalam acara, suami Nagita Slavina ini juga menanggapi tuduhan terkait dugaan keterlibatannya dalam memunculkan salah satu merek yang ditampilkan di lokasi acara. Raffi dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek tertentu sudah terpasang jauh sebelum acara berlangsung. Oleh karena itu, keberadaan atribut tersebut tidak ada hubungannya dengan kehadirannya.

“Saya juga ingin menegaskan bahwa tuduhan mengatur kemunculan salah satu merek tidak benar. Gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek tersebut sudah berdiri jauh sebelum acara dan tidak berkaitan dengan kehadiran saya,” tegasnya.

Di tengah perdebatan yang muncul, Raffi juga memberikan pandangannya mengenai aksi mahasiswa yang terjadi pada 28 Oktober 2026. Ia menekankan pentingnya menghormati hak setiap warga negara, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat mereka.

Raffi bahkan menganggap suara mahasiswa sebagai bagian yang penting dan perlu didengarkan. Ia mengaku tidak menolak berbagai kritik atau masukan yang ditujukan kepadanya.

Namun, Raffi berharap kritik yang disampaikan didasarkan pada informasi yang akurat. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan atau menyebarkan tuduhan yang belum terbukti, terutama jika berkaitan dengan keluarganya.

➡️ Baca Juga: Duel di Parkiran Jakbar Berujung Tragedi, Pria 57 Tahun Meninggal Mendadak Tanpa Luka

➡️ Baca Juga: Meningkatkan Kecepatan Mengetik untuk Mempercepat Penyelesaian Laporan dan Tugas Kantor

Related Articles

Back to top button