Mendag Budi Menantikan Keputusan OJK Mengenai Daftar Komoditas Strategis di Bursa Mineral

Jakarta – Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa penetapan daftar komoditas strategis yang akan diperdagangkan melalui Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) masih menunggu keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Budi menjelaskan bahwa hingga saat ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) belum menentukan komoditas apa saja yang akan dimasukkan dalam bursa baru tersebut. Hal ini dikarenakan kewenangan untuk menetapkan komoditas strategis berada di OJK sesuai dengan regulasi dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
“Penentuan komoditas tersebut ada di tangan OJK. Ini sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang P2SK,” tegas Budi saat memberikan keterangan di Kemendag, Jakarta, pada hari Kamis, 27 Agustus 2026.
Ia juga menambahkan bahwa Kemendag, melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), saat ini terlibat aktif dalam proses persiapan pembentukan BMKS bersama dengan OJK.
Budi menyebutkan bahwa tim yang dibentuk untuk proses ini mengikuti pola yang sama seperti saat pemerintah mempersiapkan regulasi untuk perdagangan aset kripto. Selain OJK dan Bappebti, Kemendag juga telah menjalin komunikasi dengan beberapa pihak lain yang berkaitan.
“Kami juga sudah melakukan pertemuan dengan Danantara. Selanjutnya, kami juga berdiskusi dengan Pak Brian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Budi.
Menyinggung tentang komoditas kelapa sawit yang selama ini diperdagangkan melalui bursa yang ada, Budi mengaku belum dapat memberikan kepastian apakah sawit akan dimasukkan ke dalam bursa baru atau tetap diperdagangkan di Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX).
Ia hanya menyatakan bahwa akan ada regulasi khusus dari OJK yang akan mengatur mengenai daftar komoditas strategis yang dapat diperdagangkan di bursa baru tersebut.
“Jadi, akan ada regulasi khusus dari OJK yang akan menetapkan komoditas strategis apa saja yang akan ditentukan, dan kami masih menunggu keputusan tersebut,” tutupnya.
➡️ Baca Juga: Strategi Membangun Personal Branding di Media Sosial untuk Menarik Klien Freelance Berkualitas
➡️ Baca Juga: Cara Mempertahankan Kualitas Permainan Badminton di Berbagai Kondisi Lapangan




