Fakta Terbaru Penyiraman Air Keras di Bekasi, Pelaku Gagal Dua Kali Karena Ketakutan

Polisi di Bekasi baru saja mengungkap fakta-fakta terbaru terkait insiden penyiraman air keras yang dilakukan oleh tiga pelaku terhadap seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, pada Senin, 30 Maret, sekitar pukul 04.51 WIB.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menyampaikan bahwa tiga pelaku, yaitu PBU (29), MSNM (28), dan SR (23), ternyata telah melakukan tiga kali percobaan penyiraman air keras terhadap korban sebelum berhasil.
“Percobaan pertama berlangsung pada 22 Maret 2026, namun mereka gagal karena adanya ketakutan di antara pelaku untuk menentukan siapa yang akan melaksanakan eksekusi,” ungkap Sumarni kepada wartawan pada Jumat, 3 April 2026.
Pada 24 Maret 2026, pelaku mencoba lagi untuk melaksanakan rencananya. Namun, sekali lagi mereka gagal, karena setelah bertemu dengan korban, dua dari mereka merasa takut untuk melanjutkan tindakan tersebut.
“Percobaan ketiga dilakukan pada 27 Maret 2026, namun gagal karena korban tidak berada di rumah pada saat itu,” tambahnya.
Akhirnya, pada 30 Maret 2026, sekitar pukul 04.35 WIB, pelaku MSNM dan SR membuat persiapan dengan menunggu korban di seberang portal rumahnya.
Ketika korban terlihat, pelaku MSNM langsung mengambil botol berisi air keras (asam sulfat) dan menuangkannya ke dalam sebuah gayung berwarna pink. Sementara itu, SR mengendarai sepeda motor menuju arah korban, dan melakukan penyiraman.
Akibat tindakan mereka, ketiga pelaku kini menghadapi pasal 469 ayat (1) dan pasal 470 KUHP.
Sebelum kejadian ini, aksi brutal penyiraman air keras juga pernah terjadi dan terekam oleh kamera pengawas. Insiden tersebut menimpa seorang warga di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Rekaman video dari insiden penyiraman air keras ini kini menjadi viral di media sosial, salah satunya diposting oleh akun Instagram yang menginformasikan peristiwa tersebut. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua pria yang berboncengan sepeda motor melintas di daerah tersebut.
Tanpa diduga, salah satu pelaku menyiramkan cairan tersebut ke arah korban yang sedang berjalan kaki seorang diri. Korban yang mengenakan baju berwarna cokelat terlihat panik dan kesakitan setelah disiram.
Dia berusaha mengusap bagian tubuh yang terkena cairan berbahaya itu, bahkan sampai harus melepaskan pakaian yang dikenakannya. “Pulang shalat subuh, warga Tambun disiram air keras. Alami luka bakar,” demikian keterangan yang viral di media sosial pada Selasa, 31 Maret 2026.
➡️ Baca Juga: Trump Mengatakan Perang AS Melawan Iran Sedang Menuju Akhir yang Dekat
➡️ Baca Juga: Perbandingan Kualitas Video Cinematic Antara iPhone Terbaru dan Kamera Mirrorless Profesional 2023




