happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Jalur Pendakian Gunung Rinjani via Torean Terbakar Seluas 127 Hektare

Kebakaran hutan dan lahan telah mengakibatkan kerusakan pada jalur pendakian Gunung Rinjani melalui Torean di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 18.50 Wita, pada Selasa, 22 September 2026, berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, menjelaskan bahwa lokasi kebakaran terletak di Bukit Setampol, yang termasuk dalam area Resor Torean di Kabupaten Lombok Utara.

Luas area yang terbakar mencapai sekitar 127 hektare, dengan sebagian besar ditumbuhi rumput ilalang.

Sadimin juga menyatakan bahwa penyebab dari kebakaran ini masih dalam tahap penyelidikan.

Ia menambahkan bahwa BPBD telah berkoordinasi dengan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dan BPBD Kabupaten Lombok Utara untuk mendiskusikan dampak yang ditimbulkan serta langkah-langkah yang akan diambil. Koordinasi juga dilakukan bersama TNI, Polri, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Untuk penanganan awal kebakaran, BPBD melibatkan Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA), serta melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap situasi di lokasi kebakaran.

Hingga pukul 16.50 Wita, Sadimin melaporkan bahwa hanya tersisa satu titik kebakaran dengan area yang masih terbakar sekitar 127 hektare. Lokasi kebakaran relatif sulit dijangkau, membutuhkan waktu sekitar enam jam perjalanan dan terletak di tebing dengan kondisi cuaca berkabut serta angin yang cukup kencang.

Sebagai upaya untuk memperkuat tim pemadam kebakaran, tambahan personil akan diberangkatkan ke lokasi besok, terdiri dari empat orang dari Balai Dalkarhut, tiga dari MPA, dua Manggala Agni, dan dua petugas dari TNGR.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama di musim kemarau. Beberapa tindakan pencegahan yang disarankan antara lain tidak membakar lahan untuk membuka kebun, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menghindari kegiatan yang dapat memicu kebakaran di kawasan hutan dan lahan yang kering.

Bagi pendaki yang sedang berada di jalur Torean, pihaknya menyarankan untuk mengikuti arahan dari petugas Balai TN Gunung Rinjani dan mempertimbangkan pengalihan jalur melalui Sembalun atau Senaru.

➡️ Baca Juga: Dewi Gita Terseret Rumor Perselingkuhan Andre Taulany, Identitas Sosok dalam Chat Jadi Sorotan

➡️ Baca Juga: Trump Menyatakan Bisa Menyelesaikan Konflik dengan Iran Sebelum Bulan November

Related Articles

Back to top button