Mobil Pikap Legendaris Kini Beralih Menjadi Kendaraan Listrik yang Inovatif

Toyota terus memperkuat posisinya di era kendaraan listrik dengan memperkenalkan varian listrik penuh dari salah satu model paling terkenal, Toyota Hilux. Pikap yang dikenal karena ketangguhannya ini kini hadir dalam versi Battery Electric Vehicle (BEV) untuk pertama kalinya, menandai langkah signifikan dalam perjalanan Hilux di pasar global.
Peluncuran versi listrik dari Hilux ini bersamaan dengan generasi terbaru yang dinamakan Hilux Travo, yang pertama kali diperlihatkan pada pameran otomotif bergengsi pada akhir tahun 2025.
Hilux BEV dirancang untuk mengintegrasikan kemampuan khas pikap dengan manfaat teknologi elektrifikasi, dengan tujuan memenuhi permintaan segmen kendaraan utilitas yang semakin berfokus pada keberlanjutan lingkungan.
Model BEV ini, yang juga dikenal dengan sebutan Hilux Travo-e di beberapa pasar, mengandalkan dua motor listrik dan sistem penggerak AWD (all-wheel drive), serta dilengkapi dengan baterai berkapasitas sekitar 59,2 kWh yang dipasang rendah pada sasis body-on-frame ikonik Hilux.
Konfigurasi ini tidak hanya mempertahankan kemampuan off-road yang mumpuni, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang halus dan tanpa emisi.
Berdasarkan informasi harga dan spesifikasi awal yang beredar di beberapa pasar, Hilux BEV diperkirakan memiliki daya output gabungan sekitar 196 PS (144 kW) dengan torsi yang signifikan, menjadikannya kompetitor kuat dalam segmen pikap listrik.
Jarak tempuh kendaraan ini diperkirakan berkisar antara 240 hingga 315 km, sesuai dengan standar WLTP, tergantung pada kondisi penggunaan dan pengaturan baterai.
Keunggulan lain yang tetap dipertahankan adalah kapasitas towing yang mencapai sekitar 1.600 kg, serta daya angkut dan ketahanan yang serupa dengan versi bermesin konvensional, sehingga ideal untuk berbagai kebutuhan kerja serta penggunaan sehari-hari di medan yang berat.
Peluncuran Hilux BEV mencerminkan strategi beragam Toyota dalam elektrifikasi, yang tidak hanya berfokus pada BEV, tetapi juga mencakup hybrid ringan, hybrid penuh, dan bahkan teknologi fuel cell hidrogen yang direncanakan akan diperkenalkan pada tahun 2028 untuk model-model tertentu.
Pendekatan ini memungkinkan Toyota untuk memenuhi beragam kebutuhan konsumen sembari beradaptasi dengan kondisi infrastruktur yang bervariasi di berbagai negara.
Sebelumnya, Toyota dikenal dengan sikap hati-hatinya dalam mengadopsi kendaraan listrik penuh, secara bertahap memperkenalkan teknologi elektrifikasi sesuai dengan permintaan pasar dan kesiapan infrastruktur yang ada. Hilux BEV menjadi contoh nyata dari langkah maju yang diambil oleh perusahaan ini.
➡️ Baca Juga: Peluang Side Hustle Digital untuk Maksimalkan Produktivitas Waktu Luang Anda
➡️ Baca Juga: Panduan Workout 10 Menit Efektif untuk Membakar Lemak dan Meningkatkan Kebugaran




