Purbaya Siapkan Rp 240 Triliun untuk MBG di 2027 dari Anggaran Pendidikan

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, telah menetapkan anggaran sebesar Rp 240 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bersumber dari total anggaran pendidikan sebesar Rp 820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Dengan alokasi Rp 240 triliun tersebut, pemerintah menargetkan agar program MBG dapat menjangkau sekitar 60,6 juta penerima manfaat pada tahun depan.
“Sekitar Rp 240 triliun dialokasikan untuk program MBG,” jelas Purbaya saat memberikan keterangan pers mengenai RAPBN dan Nota Keuangan untuk tahun anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, yang diliput pada 15 Agustus 2026.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa anggaran pendidikan ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan, meningkatkan dukungan bagi siswa dan guru, serta mendukung pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Salah satu bagian dari anggaran tersebut digunakan untuk Program Indonesia Pintar (PIP), yang mendapatkan alokasi sebesar Rp 15,9 triliun dan ditargetkan untuk 22,1 juta siswa yang berhak menerima manfaat. Sementara itu, program KIP Kuliah juga mendapatkan alokasi sebesar Rp 17 triliun untuk mendukung sekitar 1,1 juta mahasiswa.
Di samping itu, anggaran pendidikan juga mencakup Tunjangan Profesi Guru (TPG) Non-PNS yang akan memfasilitasi sekitar 1,3 juta guru, serta TPG untuk Aparatur Sipil Negara Daerah (ASND) yang akan menjangkau sekitar 1,7 juta guru.
Disamping itu, ada tambahan penghasilan yang diperuntukkan bagi sekitar 20.700 guru di daerah, yang juga akan mendukung operasional satuan pendidikan di wilayah tersebut.
Pemerintah juga menyiapkan bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi sekitar 54,2 juta siswa, serta Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mencakup sekitar 6,3 juta peserta didik. Selain itu, anggaran juga disiapkan untuk pembangunan serta peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan.
Purbaya menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk pembangunan tujuh sekolah unggul mencapai sekitar Rp 2,7 triliun, sedangkan untuk renovasi sekolah dan madrasah, anggarannya mencapai Rp 18,2 triliun. Pemerintah juga mengalokasikan Rp 32,9 triliun untuk mendirikan 100 Sekolah Rakyat (SR) dan mendukung operasional 166 unit Sekolah Rakyat yang sudah ada.
Selain itu, belanja pendidikan juga mencakup dukungan untuk sektor kebudayaan, melalui bantuan operasional yang ditujukan untuk 148 museum dan taman budaya.
Sebelumnya, pernyataan serupa juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang mengungkapkan bahwa anggaran untuk program MBG pada tahun 2027 sementara ini dialokasikan sebesar Rp 240 triliun.
“Anggaran Rp 240 triliun ini bersifat sementara. Kita akan evaluasi jika diperlukan refocusing. Penerima manfaat mungkin akan mencapai sekitar 70 juta orang,” ujarnya.
➡️ Baca Juga: IHSG Menyusut namun Berpotensi Rebound di Tengah Kenaikan Bursa Asia dan Wall Street
➡️ Baca Juga: BRI Tingkatkan Pembiayaan Berkelanjutan, Portofolio Sustainable Loans Capai Rp811,9 Triliun




