GBK Disterilisasi Sebelum Laga Indonesia, Brimob Cek Ruang Ganti dan Toilet

Jakarta – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta Pusat menjalani proses sterilisasi oleh aparat Brimob Polda Metro Jaya menjelang dua pertandingan ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan pada hari Jumat, 25 September 2026.
Proses sterilisasi ini dilakukan sebelum pertandingan antara Bangladesh melawan Malaysia serta laga yang mempertemukan Indonesia dengan Singapura.
Tim dari Unit Jibom, KBR, dan Wanteror melakukan pemeriksaan di berbagai area stadion untuk memastikan tidak ada benda berbahaya yang dapat mengganggu pelaksanaan pertandingan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mencakup area lingkar lapangan, bangku cadangan, tribun VVIP, serta tempat duduk penonton lainnya, hingga ruang VVIP.
Tak hanya fokus pada area penonton, petugas juga melakukan pemeriksaan di area medis, tempat ballboy, Match Commissioner Office, ruang logistik, ruang ganti pemain, hingga toilet.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada bom atau benda berbahaya lainnya yang ditemukan. Komisaris Besar Polisi Henik Maryanto, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa sterilisasi ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan seluruh area yang digunakan dalam pertandingan.
“Kami menjamin bahwa setiap area yang akan dipakai dalam pertandingan telah diperiksa secara menyeluruh. Langkah ini diambil agar kegiatan olahraga dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman,” jelasnya.
Proses sterilisasi berlangsung selama sekitar 1 jam 35 menit, dimulai pada pukul 10.10 WIB dan selesai pada pukul 11.45 WIB.
Setelah selesai, berita acara sterilisasi diserahkan kepada pihak panitia keamanan sebagai bagian dari koordinasi pengamanan selama pertandingan.
Sementara itu, Kombes Pol Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, mengimbau kepada para penonton untuk mematuhi semua prosedur keamanan yang diterapkan oleh petugas.
“Kami mengajak seluruh penonton untuk mengikuti ketentuan pengamanan dan arahan dari petugas. Jika ada benda atau aktivitas yang mencurigakan, jangan ragu untuk melaporkan kepada petugas terdekat. Mari kita bersama-sama menjaga agar pertandingan berlangsung aman, tertib, dan nyaman,” ungkap Budi.
Bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dari pihak kepolisian, mereka juga dapat menghubungi Call Center Polri di nomor 110.
➡️ Baca Juga: Pengembangan 100 GWp Tenaga Surya Diperkirakan Ciptakan Peluang Investasi Hingga US$73 Miliar
➡️ Baca Juga: Fenomena Cuaca Ekstrem: Apa yang Harus Kita Siapkan?




