Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Inflasi Maret Diprediksi Menurun ke 3,5 Persen, Fokus pada Pengaruh Lebaran dan Harga BBM

Jakarta – Pelaku ekonomi saat ini menunggu dengan penuh harapan rilis resmi data inflasi Maret 2026 yang dijadwalkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu, 1 April 2026. Proyeksi menunjukkan bahwa laju inflasi pada bulan Maret ini diharapkan mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, memperkirakan bahwa inflasi pada Maret akan berada pada kisaran 0,6 persen secara bulanan (month to month). Sementara itu, untuk inflasi tahunan, ia memprediksi akan mencapai angka antara 3,5 hingga 3,6 persen.

Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan inflasi tahunan pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 4,76 persen. Faisal menjelaskan bahwa penurunan tersebut dipengaruhi oleh efek basis rendah akibat kebijakan diskon tarif listrik yang diterapkan pada awal tahun 2025 dan sempat meningkatkan inflasi pada awal 2026.

“Setelah masa diskon berakhir pada Februari, Maret diharapkan akan mengalami lonjakan inflasi secara bulanan,” ungkap Faisal, seperti yang dilansir oleh Antara pada Selasa, 31 Maret 2026.

Ia juga menambahkan bahwa tekanan inflasi bulanan pada Maret ini akan dipengaruhi oleh momentum Lebaran serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Peningkatan harga pangan dan biaya transportasi yang terjadi selama musim mudik juga akan memperberat tekanan inflasi.

“Terutama pada saat Lebaran, komponen harga pangan diperkirakan akan naik, di samping itu biaya transportasi juga ikut terdampak karena adanya musim mudik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Faisal menyatakan bahwa CORE Indonesia mendukung langkah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi. Kebijakan ini dianggap penting untuk mengurangi dampak negatif dari konflik internasional antara AS-Israel dan Iran terhadap perekonomian nasional, khususnya bagi kelompok rentan seperti masyarakat miskin dan kelas menengah bawah.

“Menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ini sangat krusial, di samping itu juga perlu dipikirkan alokasi untuk bantuan sosial sebagai respons cepat,” ujar Faisal.

➡️ Baca Juga: Awal Mula Terjadinya Chat Mesum Mahasiswa FH UI yang Dimulai dari Grup Kos-kosan

➡️ Baca Juga: BIGBANG Siap Gelar Tur Dunia di 2026, Resmi Diumumkan oleh YG Entertainment

Related Articles

Back to top button