uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
berita

Prabowo Ungkap Upaya Oknum Mengadu Domba dan Soroti Kecerdasan Rakyat Kita

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kecurigaannya terhadap adanya oknum yang berusaha mengadu domba masyarakat Indonesia. Ia menyoroti bahwa ada dana besar yang dialokasikan untuk menciptakan konflik dan perpecahan di dalam negeri.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam sidang kabinet paripurna yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Prabowo mengungkapkan bahwa upaya untuk memecah belah bangsa ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun setelah Indonesia merdeka.

“Bangsa Indonesia tidak dapat dihentikan, tidak akan terhentikan. Sejak kita merdeka, banyak negara besar yang selalu mengintervensi, mengganggu, dan berupaya menghasut perpecahan, serta mendanai pemberontakan dan kerusuhan, dengan strategi divide et impera,” tegas Prabowo dalam sidang tersebut.

Selanjutnya, Prabowo juga menyinggung beberapa peristiwa pemberontakan yang terjadi setelah kemerdekaan, seperti pemberontakan DI/TII, Angkatan Perang Ratu Adil (APRA), gerakan revolusi PRRI/Permesta, serta pemberontakan 1948.

“Indonesia adalah bangsa yang kuat dan tahan banting. Kita ingat, pada tahun 1997/1998 banyak yang meramalkan, dan ada yang berharap, bahkan ada yang berbuat ulah,” ungkap Prabowo.

Dengan keyakinan yang semakin kuat, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki ketahanan nasional yang sangat baik. Ia percaya bahwa rakyat juga semakin cerdas dan kritis.

“Sekarang kita lebih yakin, banyak yang terlibat dalam upaya ini. Mereka mengira Indonesia akan pecah pada tahun 1999 atau 2000, tetapi nyatanya kita memiliki ketahanan nasional yang sangat baik. Rakyat kita semakin cerdas, dan para pemimpin kita akan menjaga persatuan. Itulah yang kini saya jalankan, politik saya adalah politik persatuan nasional, saya ingin merangkul semua kekuatan,” tutup Prabowo.

➡️ Baca Juga: Rosenior Mengungkapkan Pendapat Setelah Chelsea Kalah Telak dari PSG

➡️ Baca Juga: Bali United Yakin Menang Melawan Persib di GBLA, Bojan Hodak Tegaskan Kami Bukan Tim Lemah!

Related Articles

Back to top button