Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik Mulai 1 Januari 2027, Berapa Biayanya?

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan bahwa mulai 1 Januari 2027, tarif untuk Transjakarta dan Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian. Selain itu, akan ada perluasan cakupan penerima kartu layanan transportasi gratis yang bertambah dari 15 golongan menjadi 21 golongan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan, “Mulai 1 Januari, kami akan memperluas jumlah golongan yang berhak mendapatkan layanan gratis. Namun, dengan penuh kejujuran, saya harus menginformasikan bahwa pada tanggal yang sama juga akan ada penyesuaian tarif untuk Transjakarta dan Transjabodetabek.” Pernyataan ini disampaikan dalam acara Hari Perhubungan Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 yang berlangsung di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Tambahan golongan yang akan mendapatkan layanan tersebut mencakup pendamping penyandang disabilitas, pencari kerja yang berdomisili di Jakarta, pasien rujukan, pelajar atau mahasiswa yang tidak mampu di luar Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta pelaku UMKM yang menjadi binaan, termasuk korban bencana.
Pramono juga menekankan bahwa sistem transportasi di Jakarta saat ini telah terintegrasi hingga mencapai 93 persen. Untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum, ia menilai perlunya pengaturan yang lebih baik dan terarah.
“Dinas Perhubungan serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkait diharapkan untuk terus melakukan perbaikan pada pengaturan LRT, MRT, Transjakarta, Transjabodetabek, KRL, Mikrotrans, JakLingko, dan moda transportasi lainnya,” ungkap Pramono.
Dalam penjelasannya, Gubernur DKI Jakarta juga mengungkapkan alasan mengapa pengumuman penyesuaian tarif dilakukan jauh-jauh hari. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa proses sosialisasi kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan efektif.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan tarif yang akan diberlakukan dengan bijaksana agar tidak membebani masyarakat.
“Dalam menentukan tarif, kami pasti akan memperhatikan kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan tarif yang diterapkan tidak memberatkan. Dan saya percaya bahwa tarif yang kami tetapkan tetap menjadi yang paling terjangkau dibandingkan dengan tarif transportasi di sekitar Jakarta,” jelasnya.
➡️ Baca Juga: Bupati Pekalongan Terima OTT, Gubernur Jateng Ingatkan Pentingnya Jaga Integritas
➡️ Baca Juga: 10 Ciri Anak yang Menjadi Korban Grooming yang Sering Terabaikan oleh Orang Tua




