Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Bea Cukai dan DJP Segel Kapal Wisata Berbendera Asing untuk Penegakan Hukum

Jakarta – Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di bawah Kementerian Keuangan melaksanakan tindakan penyegelan terhadap sejumlah kapal wisata asing yang diduga melanggar ketentuan mengenai fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak.

Patroli yang dilakukan oleh petugas dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai DKI Jakarta bersinergi dengan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara berhasil mengamankan beberapa kapal wisata asing di Teluk Jakarta pada sore hari, tepatnya pada tanggal 30 Maret 2026.

Siswo Kristyanto, Kepala Seksi Penindakan II dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai DKI Jakarta, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah lanjutan berdasarkan arahan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang bertujuan untuk mengeksplorasi potensi penerimaan negara yang selama ini belum dimaksimalkan.

“Dalam kegiatan ini, kami melakukan pemeriksaan terhadap kapal wisata asing yang berada di perairan Teluk Jakarta,” ungkap Siswo saat bertugas di lokasi.

Dari hasil patroli, ditemukan empat kapal wisata asing yang diduga melanggar ketentuan vessel declaration dan disimpan di sebuah pulau pribadi. Setelah pemeriksaan dilakukan, petugas pun mengambil langkah untuk menyegel kapal-kapal tersebut.

“Kami telah melakukan penyegelan sementara pada kapal wisata asing yang kami duga terlibat pelanggaran. Total ada sekitar 4-5 kapal yang disegel di kawasan Teluk Jakarta,” tegasnya.

Siswo menjelaskan bahwa kapal-kapal wisata asing yang disegel sebelumnya telah memperoleh fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak, yang diberikan untuk tujuan rekreasi di wilayah Indonesia.

Namun, menurut penjelasannya, pihaknya mendapatkan informasi bahwa kapal-kapal tersebut disalahgunakan dengan cara memanfaatkan fasilitas yang ada untuk kegiatan bisnis atau disewakan kepada pihak lain.

“Kami menduga ada beberapa kapal yang menyalahgunakan fasilitas vessel declaration ini, misalnya dengan disewakan atau bahkan telah dialihkan kepemilikannya kepada individu di Indonesia,” jelasnya lebih lanjut.

Siswo menambahkan bahwa saat ini, timnya bersama Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan potensi kerugian negara akibat dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh kapal-kapal wisata asing tersebut.

“Proses penelitian mengenai kerugian ini masih berlangsung, namun dari sisi penerimaan negara, setiap kapal dikenakan bea masuk sebesar 5%, PPh 10%, PPn 11%, dan PPnBM sekitar 75% per unit kapal,” ungkapnya.

Sementara itu, Atma Vektor Mercury, perwakilan dari Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara, menegaskan bahwa pihaknya bersama Kanwil Bea Cukai DKI Jakarta akan melakukan penelitian mendalam terhadap kapal-kapal wisata asing yang dicurigai melakukan pelanggaran.

➡️ Baca Juga: Bawa Dangdut dan Gamelan ke Panggung Musik Global Melalui Inovasi “Rollerblade

➡️ Baca Juga: Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games: Megawati Cs Tak Dapat Tiket Grand Final

Related Articles

Back to top button