www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

depo 10k depo 10k
berita

Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tidak Sehat, Diprediksi Memburuk hingga Malam

Kualitas udara di Jakarta pada hari Senin, 7 September 2026, pagi ini terdeteksi berada pada level yang tidak sehat, khususnya bagi kelompok masyarakat yang sensitif. Hal ini terjadi akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang masih mempengaruhi kualitas udara di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Data dari pemantauan IQAir menunjukkan bahwa pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta tercatat di angka 101. Polutan utama yang teridentifikasi adalah ozon (O3), dengan konsentrasi mencapai 137,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Indeks kualitas udara yang berada dalam kategori ini menunjukkan adanya risiko bagi kelompok tertentu yang lebih rentan terhadap dampak polutan. Anak-anak, lansia, serta individu yang memiliki masalah pernapasan atau sensitivitas pada sistem respirasi disarankan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Kondisi kualitas udara di Jakarta diprediksi akan semakin memburuk hingga malam hari.

Menurut perkiraan dari IQAir, kualitas udara di Jakarta tidak akan membaik dalam beberapa jam ke depan. Indeks AQI diperkirakan akan terus meningkat dari pagi hingga sore hari.

Pada pukul 07.00 WIB, diprediksikan bahwa indeks kualitas udara akan mencapai 106. Angka ini kemudian diperkirakan naik menjadi 109 pada pukul 08.00 dan 09.00 WIB. Memasuki pukul 10.00 WIB, proyeksi menunjukkan bahwa AQI akan sedikit menurun menjadi 107.

Namun, kondisi kualitas udara akan kembali memburuk pada siang hingga sore hari. AQI Jakarta diprediksi akan mencapai 114 pada pukul 14.00 WIB, dan kemudian meningkat lagi menjadi 128 pada pukul 15.00 WIB dan 145 pada pukul 16.00 WIB.

Kondisi terburuk diperkirakan akan terjadi pada malam hari. AQI diprediksi akan menembus angka 151 pada pukul 17.00 WIB, yang masuk dalam kategori tidak sehat. Indeks ini diperkirakan akan meningkat menjadi 158 pada pukul 18.00 WIB dan 161 pada pukul 19.00 WIB.

Setelah mencapai puncak tersebut, kualitas udara di Jakarta diharapkan mulai membaik. Pada pukul 21.00 WIB, AQI diperkirakan akan berada di angka 135, dan akan turun menjadi 123 pada pukul 22.00 WIB.

Buruknya kualitas udara di Jakarta pada saat erupsi Gunung Anak Krakatau perlu dilihat dalam konteks kondisi atmosfer yang sedang berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mendeteksi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang mencapai berbagai wilayah, termasuk DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Pada lapisan atmosfer tertentu, abu tersebut bergerak ke arah timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian besar wilayah Jakarta.

➡️ Baca Juga: Perubahan Iklim: Tindakan yang Diperlukan untuk Menyelamatkan Bumi

➡️ Baca Juga: Prabowo Menghargai Upacara Penyambutan di Blue House dan Merasa Terhormat

Related Articles

Back to top button