Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Temuan Tim Forensik Setelah Bongkar Makam: Jempol Kaki Kiri Sutrimo Diduga Hilang Karumga Febrie

Tim forensik telah menemukan keanehan signifikan pada jasad Sutrimo yang diekshumasi di Banyumas, Jawa Tengah, yakni hilangnya jempol kaki kiri. Temuan ini menambah kompleksitas kasus yang sedang diselidiki.

Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI), Brigadir Jenderal Polisi Sumy Hastry Purwanti, menjelaskan, “Ciri khas yang kami temukan adalah tidak adanya jempol pada kaki kiri jenazah.”

Mengacu pada ciri-ciri yang telah dikumpulkan, Sumy menegaskan bahwa jasad yang diekshumasi tersebut adalah Sutrimo. Kepastian ini semakin kuat setelah tim forensik mencocokkan berbagai ciri fisik jenazah dengan informasi yang diberikan oleh keluarga.

Selain hilangnya jempol kaki kiri, tim juga melakukan verifikasi terhadap bekas luka pada bahu kanan, yang sebelumnya diketahui oleh keluarga sebagai bekas dari operasi kecil. Hal ini menambah kejelasan tentang identitas jenazah yang diperiksa.

“Luka yang ada di bahu kanan itu sebelumnya sudah diinformasikan oleh keluarga sebagai bekas operasi kecil yang pernah dilakukan,” jelasnya lebih lanjut.

Meski jasad Sutrimo telah diekshumasi dan menjalani pemeriksaan oleh tim forensik, misteri di balik kematiannya masih belum terpecahkan. Hasil awal dari pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada luka yang mencolok, yang dapat mengindikasikan adanya tindakan kekerasan.

Tim forensik menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat benda tumpul atau tajam pada tubuh Sutrimo. Namun, temuan ini belum memberikan kejelasan tentang bagaimana pria berusia 42 tahun tersebut meninggal dunia.

Ketua Tim Forensik, Ahmad Yudianto, mengungkapkan bahwa pemeriksaan lebih mendalam masih diperlukan untuk menentukan penyebab kematian secara ilmiah.

“Dari hasil pemeriksaan luar dan dalam, kami tidak menemukan tanda-tanda luka yang mengindikasikan kekerasan tumpul ataupun tajam. Oleh karena itu, kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengambil sampel yang diperlukan guna mencari tahu penyebab pasti kematian,” ungkap Yudi kepada wartawan.

Perlu dicatat, Sutrimo yang kematiannya kini sedang dalam proses penyelidikan mendapatkan klarifikasi dari pihak mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Diketahui bahwa Sutrimo bukanlah Kepala Rumah Tangga (Karumga) Febrie, melainkan seorang yang dipekerjakan untuk merawat dan menjaga bangunan Klinik Mordent.

Pengacara Febrie, Firman Wijaya, menyatakan bahwa informasi mengenai posisi Sutrimo sebelumnya perlu diluruskan. Menurutnya, Sutrimo lebih banyak tinggal dan bertugas menjaga bangunan Klinik Mordent yang kini dalam keadaan kosong.

➡️ Baca Juga: Rosenior Mengungkapkan Pendapat Setelah Chelsea Kalah Telak dari PSG

➡️ Baca Juga: Dukung JK Laporkan Rismon, Roy Suryo Tegaskan AI Diciptakan oleh Manusia, Bukan Tuyul!

Related Articles

Back to top button