Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

IHSG Menyusut namun Berpotensi Rebound di Tengah Kenaikan Bursa Asia dan Wall Street

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari Senin, 13 April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 48 poin atau 0,65 persen, sehingga berada di level 7.410.

Fanny Suherman, yang menjabat sebagai Kepala Riset Ritel di BNI Sekuritas, memberikan prediksi bahwa IHSG berpotensi untuk menguji level support dan mengalami rebound pada perdagangan hari ini.

“Diperkirakan IHSG akan mencoba bertahan di level support 7.400. Jika berhasil, ada peluang untuk melanjutkan rebound menuju kisaran 7.600,” ungkap Fanny dalam laporan riset harian yang dirilis pada Senin, 13 April 2026.

Sementara itu, bursa Asia menunjukkan mayoritas kenaikan pada perdagangan akhir pekan lalu. Indeks Nikkei 225 dari Jepang mengalami peningkatan sebesar 1,84 persen, sedangkan Hang Seng dari Hong Kong menguat 0,55 persen. Indeks Taiex Taiwan juga naik 1,60 persen, dan Kospi Korea Selatan melonjak hingga 1,40 persen.

Di sisi lain, indeks ASX 200 dari Australia mengalami penurunan sebesar 0,14 persen, dan indeks Topix Jepang turun tipis sebesar 0,04 persen. Namun, FTSE Straits Times menunjukkan penguatan sebesar 0,25 persen, sedangkan FTSE Malay KLCI naik 0,30 persen.

Penguatan di pasar Asia-Pasifik sebagian besar didorong oleh kekhawatiran investor terkait gencatan senjata yang rapuh antara Amerika Serikat dan Iran, yang telah berlangsung selama dua minggu.

Konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah ini telah menyebabkan penutupan Selat Hormuz, yang merupakan jalur strategis untuk lalu lintas energi. Meskipun ada gencatan senjata, akses ke jalur ini masih sangat terbatas.

Teheran menyatakan bahwa mereka bersedia membuka kembali Selat Hormuz dengan syarat semua serangan terhadap Iran dihentikan, demikian pernyataan dari menteri luar negerinya. Laporan media juga menyebutkan bahwa Israel telah menyetujui gencatan senjata tersebut.

“Support untuk IHSG berada di kisaran 7.330 hingga 7.400, sementara resistansinya berada di rentang 7.560 hingga 7.600,” tambahnya.

Di sisi lain, bursa Wall Street menunjukkan pergerakan yang bervariasi, dengan investor memilih untuk menunggu dan melihat perkembangan lebih lanjut, terutama terkait negosiasi perdamaian di Timur Tengah. Pada hari Jumat lalu, indeks Dow Jones Industrial Average mengalami penurunan sebesar 0,56 persen, sementara S&P 500 turun 0,11 persen. Berbeda dengan itu, indeks Nasdaq Composite justru mencatat kenaikan sebesar 0,35 persen. Saham perusahaan seperti Broadcom dan Nvidia masing-masing naik 4,7 persen dan 2,6 persen.

Selain itu, data dari Departemen Tenaga Kerja AS mengenai indeks harga konsumen (CPI) menunjukkan lonjakan terbesar dalam hampir empat tahun terakhir. Peningkatan ini terutama dipicu oleh lonjakan harga energi, yang menyebabkan harga pompa bensin naik sebesar 21,2 persen.

➡️ Baca Juga: Membangun Skill Penulisan Konten Produk Digital untuk Meningkatkan Penjualan Stabil

➡️ Baca Juga: Terobosan Baru di Dunia Sosial: Apa yang Perlu Kamu Tahu?

Related Articles

Back to top button