ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

ejournal.upnvj.ac.id

depo 10k depo 10k
berita

Jenazah Aris Sanda Diterbangkan ke Makassar dan Akan Dimakamkan di Toraja Utara Besok

Jenazah Aris Sanda, seorang korban penyanderaan dan penembakan di kawasan Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, telah diberangkatkan ke Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Jumat, 18 September 2026. Kejadian tragis yang menimpa Aris ini menambah deretan panjang kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut.

Setelah diterbangkan dari Wamena, jenazah Aris tiba di Bandara Internasional Sentani sekitar pukul 10.30 WIT. Proses pengangkutan jenazah dilakukan menggunakan pesawat Trigana Air Cargo TGN-7362 dengan nomor registrasi PK-YSW, yang memastikan bahwa jenazah dapat segera dipindahkan untuk selanjutnya diterbangkan ke tujuan akhir.

Iptu Wajedi, Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Udara Bandara Sentani, mengungkapkan bahwa setelah tiba, jenazah Aris diangkut dari pesawat dan dibawa ke gudang kargo untuk mempersiapkan keberangkatan selanjutnya menuju Makassar. Proses ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan penghormatan yang layak bagi almarhum.

Sekitar satu jam setelah kedatangan, tepatnya pada pukul 11.30 WIT, peti jenazah Aris Sanda dikeluarkan dari gudang kargo. Selanjutnya, jenazah dimasukkan ke dalam pesawat Lion Air JT-797 yang siap untuk penerbangan ke Makassar. Proses ini dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

“Setelah proses di Bandara Internasional Sentani selesai, jenazah diberangkatkan ke Makassar menggunakan pesawat Lion Air JT-797,” ujar Wajedi, menjelaskan tahapan-tahapan yang dilalui sebelum keberangkatan jenazah.

Pesawat yang membawa jenazah Aris Sanda lepas landas dari Bandara Internasional Sentani sekitar pukul 12.00 WIT. Keberangkatan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan terakhir Aris, yang telah menjadi korban dalam situasi yang sangat tragis.

Setelah mendarat di Makassar, jenazah Aris Sanda direncanakan akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Proses pemindahan ini diharapkan dapat berlangsung dengan lancar, mengingat pentingnya penghormatan terakhir bagi almarhum.

Iptu Wajedi juga menyampaikan bahwa jenazah Aris dijadwalkan akan dimakamkan di Kampung Sadang, Kecamatan Tampabongan, Kabupaten Toraja Utara. Lokasi ini menjadi pilihan keluarga untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Aris, yang telah pergi terlalu cepat.

Sebelumnya, Aris Sanda menjadi korban penyanderaan dan penembakan saat mengemudikan kendaraan di sekitar pertigaan Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, pada Selasa, 15 September 2026, sekitar pukul 06.00 WIT. Kejadian ini menunjukkan betapa rentannya situasi keamanan di daerah tersebut.

Menurut informasi yang beredar, Aris mengalami tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata OPM Kodap III Ndugama, yang berujung pada hilangnya nyawanya. Kejadian ini menjadi sorotan karena tidak hanya menambah angka kekerasan di Papua, tetapi juga menyentuh hati banyak orang yang merasa kehilangan atas sosoknya.

➡️ Baca Juga: Wamenag Resmi Serahkan SK Program Doktor Manajemen Pesantren di Universitas Darunnajah

➡️ Baca Juga: Side Hustle Digital untuk Mendapatkan Pendapatan Tambahan dengan Fleksibilitas Jadwal

Related Articles

Back to top button